SISTEM PENGUPAHAN TENAGA KERJA HOME INDUSTRIPERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Moh. Mabruri Faozi(1*), Putri Inggi Rahmiyanti(2),


(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu mengenai bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR dan Bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR perspektif ekonomi Islam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR dan untuk mengetahui sistem pengupahan tenaga kerja di Home Industri Konveksi ABR perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan  pendekatan kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian, sistem pengupahan tenaga kerja Home Industri Konveksi ABR menggunakan sistem pengupahan borongan yang dikombinasi dengan sistem upah menurut hasil, jumlah upah tenaga kerja dikaitkan dengan jumlah hasil produksi dikalikan dengan jumlah upah yang ditetapkan, ditambah upah lembur, tunjangan makan, dan tunjangan THR. Jumlah upah yang diperoleh tidak sama karena adanya perbedaan prestasi kerja, jenis pekerjaan, risiko pekerjaan, tanggung jawab dan jabatan pekerjaan. Secara aplikasinya sistem pengupahan tenaga kerja Home Industri Konveksi ABR telah sesuai dengan ekonomi Islam.

 Kata kunci: Ekonomi Islam, Pengupahan, Tenaga Kerja

 

ABSTRACT

The problems raised in this research is about how the system of wage labor in Home Industry Convection ABR and How the wage system of labor at Home Industry Convection ABR Islamic economic perspective. The purpose of this study is to determine the wage system of labor at Home Industry Convection ABR and to know the system of wage labor in Home Industry Convection ABR Islamic economic perspective. The method used in this research is using qualitative descriptive approach. From the research, the system of wage labor Home Industry Convection ABR uses a system of wage contract, combined with the wage system according to the results, the amount of labor associated with the number of production multiplied by the amount of wages that are set, plus overtime, meal allowance, and benefits THR, Total wages earned are not the same because of differences in job performance, job type, job risks, responsibilities and job titles. In the application of labor remuneration system Home Industry Convection ABR accordance with Islamic economics.

 

Keywords: Islamic Economics, Wages, Labor

 


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Azra Azyumardi, 2008, Kajian Tematik Al-Qur’an Tentang Kemasyarakatan, Bandung : Angkasa Bandung

Lubis K. Suhrawardi, Wajdi Farid, 2012, Hukum Ekonomi Islam, Jakarta : Sinar Grafika

Dessler Gary, 1993, Manajemen Personalia, Jakarta : Erlangga

Ghazaly Rahman Abdul, Gufron Ihsan, dan Sapiudin Shidiq, 2010, Fiqih Muamalat, Jakarta : Kencana

Yusuf Burhanuddin, 2015, Manajemen Sumber Daya Manusia Di Lembaga Keuangan Syariah, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Sutrisno Edy, 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta : Kencana

Sunyoto Danang, 2015, Penelitian Sumber Daya Manusia, Yogyakarta : CAPS (Center of Academic Publishing Service)

Hasibuan S.P. Malayu, 2008, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta : Bumi Aksara

Nasution Edwin Mustafa, Idris Risza Handi, Huda Nurul, dkk, 2007, Ekonomi Makro Islam, Jakarta : Kencana

Rivai Veithzal, Nuruddin Amiur, Arfa Faisar Ananda, 2012, Islamic Business And Economic Ethics, Jakarta : Bumi Aksara

Praja S. Juhaya, 2000, Tafsir Hikmah Seputar Ibadah, Muamalah, Jin Dan Manusia, Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Suhendi Hendi, 2013, Fiqh Muamalah, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Sabiq Sayyid, 1993, Fikih Sunnah, Bandung : PT Alma’arif Bandung Cucun, 2015

“Pengupahan dalam Tinjauan Ekonomi Islam (Studi Kasus pada UD. Tape Ketan Pamella Desa Tarikolot Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan, 2015)”, (Skripsi, Fakultas Syari’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon), Abstrak

Hariyadi Rochmad, 2010, “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Pengupahan Bagi Pekerja Pengrajin Gerabah (Studi Kasus di Home Industri Waluyo Rotan di Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul)”, (Skripsi, Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Abstrak. Mustofa Muhammad, 2009, “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan

Upah Minimum Pasal (1) dan (2) dalam Permenakertrans Nomor : PER17/MEN/VIII/2005”, (Skripsi, Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)”, Abstrak

Lidwa Pusaka i-Software Kitab 9 Imam, Ibnu Majah, Kitab Hukum-Hukum Bab Balasan Bagi Penyewa, No. Hadits 2434

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan

Undang-Undang Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1981 Tentang Perlindungan Upah

Salinan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan. Lihat pula, Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor : 560/3214/Disnakertrans/2015 Tentang Upah Minimum Kabupaten Cirebon Tahun 2016

https://arumdyankhumalasari.wordpress.com/2011/04/16/home-industri/Diakses pada tanggal 16 Mei 2016

http://www.hukumonline.com/pusatdata/download/fl19846/node/457Diakses pada tanggal 16 Mei 2016




DOI: 10.24235/jm.v4i1.747

Article Metrics

Abstract view : 1347 times
PDF - 1168 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Al Mustashfa Indexed by:

        
Reference Management Tool


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats