Talitihan dalam Perspektif Ekonomi Syari'ah (Studi Tradisi Ta'awuniyah dalam Pelaksanaan Pesta-pesta pada masyarakat Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu)

ali aminulloh aminulloh(1*),


(1) SNJ university
(*) Corresponding Author

Abstract


Masyarakat Kec. Gantar Kabupaten indramayu memiliki kebiasaan berpesta. Ritual-ritual kehidupan masyarakat seperti perkawinan, kehamilan, kelahiran, khitanan, naik haji, membangun rumah, awal musim tanam, masa panen dan lain-lain senantiasa dimeriahkan dengan pesta. Untuk pembiayaan pesta-pesta tersebut, masyarakat membentuk komunitas untuk saling bantu diatara mereka. Tradisi tersebut dinamakan talitihan. Tradisi talitihan merupakan bentuk pertukaran sosial yang terjadi di Masyarakat Gantar. Pemberian bantuan yang dilakukan seseorang kepada pihak yang hendak berpesta dicatat oleh petugas talitihan dan menjadi investasi ketika orang tersebut hendak menyelenggarakan pesta di masa mendatang.

Studi ini berangkat dari pemikiran bahwa ta'awuniyah adalah ajaran ilahi. Ta'awuniyah adalah perintah untuk saling membantu dalam kebaikan secara ikhlas kepada siapa saja. Dalam realitas sosial setiap individu secara sukarela masuk dalam hubungan sosial untuk saling membantu bila hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari sudut ganjaran (reward), biaya/pengorbanan (cost) dan keuntungan (profit)

Secara garis besar informasi yang akan digali adalah, apa dasar pemikiran munculnya budaya talitihan, bagaimana talitihan ini dikelola, bagaimana regulasi yang digunakan dalam menjalankan talitihan, bagaimana pengaruhnya terhadap budaya pesta dikalangan masyarakat Gantar dan bagaimana tinjauan ekonomi syari'ah terhadap talitihan.

Pendekatan yang digunakan penulis dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode pengambilan datanya adalah observasi dan wawancara. Penulis melakukan observasi kepada masyarakat Gantar yang melakukan tradisi talitihan. selanjutnya wawancara kepada sejumlah tokoh masyarakat, pelaku dan pengelola talitihan.

keyword: ta'awuniyah, budaya pesta, pertukaran sosial, regulasi


Full Text:

PDF

References


Al-Jaziri, Abdul Rahman bin Muhamad 'Iwadh. Kitab Fiqih 'ala madzahib al-Arba'ah. Kairo: maktabah al-Iman al-Manshurah, 1999

Al-Suyuthy, Imam Jalaluddin Abdul Rahman. Al-Asybah wa al-Nadhair fii Qawaid wa Furu’ Fiqh al-Syar’iyyah Baerut: Daar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1998

Amrin, Abdullah. Strategi Pemasaran Asuransi Syari’ah. Jakarta: Grasindo, 2007

Ath-Thabary, Abi ja’far Muhammad bin Jarir. Jami’ al-Bayân ‘an Ta’wil Al Qur’an. Darul Fikri. Bairut. 1988.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Indramayu. Database Kependudukan Kabupaten Indramayu tahun 2014

Majelis Ulama Indonesia. Fatwa Dewan Syari’ah Nasional MUI no. 02/DSN-MUI/IV/2000

Mahkamah Agung RI.. Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009

Mardani, Fikih Mu’amalah Kalsik dan Kontemporer. Bogor: Ghalia Indonesia, 2012

Sjahdeini, Sutan Remy. Perbankan Syari’ah: Produk-produk dan Aspek-aspek Hukumnya. Jakarta. Kencana Prenadamedia Group, 2014

Syekh Abu Ali Al-Falah bin Hasan At-Thabrasyi. Majmu al-Bayân fi Tafsîr al-Qur’an . Daar el-Fikr. Bairut.1994.

Zuhaily, Wahbah. Al-Fiqhu al-Islami wa Adillatuhu. Bairut, Libanon: Daar al-Fikr, 1989




DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1258

Article Metrics

Abstract view : 493 times
PDF - 114 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

viev my staat