Peningkatan Literasi Biologi Melalui Penggunaan Lembar Kerja Siswa Berbasis Inquiry Terbimbing Pada Materi Plantae Kelas X Di SMA Negeri 1 Susukan

Mar'atus Sholikah(1*), Djohar Maknun(2),


(1) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(2) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Literasi biologi penting dimiliki siswa untuk mengetahui dan memahami karakteristik pengetahuan ilmiah, nilai-nilai ilmu pengetahuan, dan proses penyelidikan ilmiah. Lembar kerja siswa berbasis inquiry terbimbing merupakan sarana yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran yang menekankan aspek pengetahuan dan konsep-konsep melalui metode ilmiah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji; 1) aktivitas belajar siswa, 2) perbedaan peningkatan literasi biologi siswa antara yang menggunakan LKS berbasis inquiry terbimbing dengan yang menggunakan LKS non inquiry terbimbing, 3) respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi dengan menggunakan LKS berbasis inquiry terbimbing dengan yang menggunakan LKS non inquiry terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SMAN 1 Susukan dengan populasi 144 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan LKS.


Keywords


Literasi Biologi, Lembar Kerja Siswa, Inquiry Terbimbing, Plantae

Full Text:

PDF

References


Abdurrohim. (2016). Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Graha Ilmu: Yogyakarta.

Anam, K. (2015). Pembelajaran Berbasis Inkuiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2005). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Arum, E. (2016). Eksplorasi Kemampuan Awal Literasi Biologi Siswa Kelas X SMAN 7. JPII, 2(2),80.

Astuti, Y & Setiawan, B. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Pendekatan Inkuiri Terbimbing Dalam Pembelajaran Kooperatif Pada Materi Kalor. JPII, 2(1),88-92

Brewer, C.A & Diane, S. (2009). Vision And Change In Undergraduate Biology Education A Call To Action. Washington, DC: American Association For The Advancement Of Science.

Damayanti, D.S & Setyadi, E. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Untuk Mengoptimalkan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Listrik Dinamis SMA Negeri 1

Purworejo Kelas X Tahun 2012/2013. Program Studi Pendidikan Fisika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Jurnal Radiasi, 3(1),58-62.

Campbell, N.A & Reece J.B. (2012). Biologi Edisi 8, Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga

Elfa, M & Hartini, S. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Inkuiri Terbimbing Dan Media Interaktif IPA SMP Untuk Mengaktifkan Keterampilan Berpikir Kritis. Berkala Ilmiah Pendidikan

Fisika, 2(2),183-193.

Firman. (2004). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grafindo.

Huryah, F. (2017). Analisis Capaian Literasi Sains Biologi Siswa SMA Kelas X di Kota Padang.Jurnal Eksakta Pendidikan (JEP), 7(2),72-73.

Irnaningtias. (2014). Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Joyce, B & Weil, M. (2000). Model of Teaching. 5th. Ed Bostom: Allen and Bacon.

Juhji. (2016). Peningkatakan Keterampilan Proses Sains Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 2(1),58-70.

Kimbal, J.W. (1991). Biologi 1, 2, 3 Edisi 5 Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

Karmana, O. (2007). Biologi. Bandung: PT Penerbit Grafindo Media Pratama.

Kuddus, R.H. (2013). Who Should Change Biology Education An Analysis Of The Final Report on the Vision on Change Undergraduate Biology Education Conference.Internasional Journal Education of Biology, 1(3),3-4.

Kurniawan. (2016). Pembelajaran Berbasis Inkuiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mahardika, E. A & Suwono, H. (2016). Eksplorasi Kemampuan Awal Litersi Bioogi Siswa Kelas X SMAN 7 Malang, 2(2), 2557-533.

Marsa. (2015). Pengantar Membuat Karya Ilmiah. Solo: PT Wangsa Jatra Lestari

Maryati, P. (2006). Biologi Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Miller. (2011). Kemampuan Literasi Sains. Bandung: Humaniora.

Mulyasa. (2013). Pengembangan dan Implementase Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Nengsi, S. (2016). Pengembangan Penuntun Praktikum Biologi Umum Berbasis Inqury Terbimbing Mahasiswa Biologi STKIP Payakumbuh. Jurnal Ipteks Terapan, 10(1), 47-55.

OECD. (2013). PISA 2012 Result: What Students Know and can Do-Student Performance in Mathemathics, Reading and Science (Volume I). PISA: OECD Publishing.

PISA. (2000). The PISA 2000 Assesment of Reading Mathematical and Scientific Literacy.(Online)Tersedia:http://www.pisa.oecd.org/dataoecd/44/63/33692793.pdf.Diaksestanggal 20 April 2019

Pratowo, A. (2014). Pengembangan Buku Ajar Tematik. Jakarta: Kencana.

Purwanto, A & Lubis, L. (2012). Pengaruh Metode Inquiry Terbimbing Laboratorium Ipa Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa SMAN 5 Bengkulu. Posiding Seminar Nasional Fisika 2012, Palembang.

Rahmi, R & Mystika, M. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Inquiry Terbimbing Dan Multimedia Pembelajaran IPA SMP. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 2(2),240-256.

Reksoatmodjo, T. (2009). Statistika. Bandung: PT Rineka Aditama.

Ridwan. (2012). Dasar-dasar Statistik. Bandung: Alfabeta.

Roestiyah, N. K. (2012). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Rustaman. (2011). Keterampilan Proses Sains. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Saefudin. (2009). Pengelolaan Pembelajaran Teori dan Praktis. Yogyakarta: Depublish.

Sagala, S. (2010). Konsep Dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Simanullang. F. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Virus Untuk SMA/ MA.

Soemantri, A. (2006). Aplikasi Statistik dalam Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Sudaryono. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Graha Ilmu: Yogyakarta.

Sulistyorini, A. (2009). Biologi 1 Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah KelasX. Jakarta: Balai Pustaka.

Supratno. (2008). Statistik Teori dan Aplikasi Edisi Ketujuh. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Suwono. (2017). Enhacement Of Student Biological Literacy And Critical Thiking Of Biology Through Socio-Biological Case-Based Learning. JPII,

(2),213-220.

Suwono, H & Rizkita, H. (2015). Peningkatan Literasi Saintifik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah Sosiosains. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(2),136-144.

Toharudin, U. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora.

Uno& Rodger. (1994). Understanding The Dimensions Of Biological Literacy. Oxford University Press On Behalf On The American Institute Of Biological Sciences, 44(8),553-557.

Wisudawati. (2014). Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: PT Bumi Angkasa.

Wulandari. (2019). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Yuliani, Cahyani & Roviati. (2016). Penerapan Pembelajaran IPA Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Mata Pelajaran IPA di Kelas VII Materi Pokok Pencemaran Lingkungan di SMPN 1 Cikijing. Jurnal Sains dan Pendidikan, 5(2), 122-135.


Article Metrics

Abstract view : 2 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.