TALAK MELALUI SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) PERSFEKTIF IBNU HAZM

Adang Djumhur Salikin(1*), Ilham Bustomi(2), Irfan Zidny(3),


(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Talak adalah putusnya hubungan suami istri karena perceraian. Caranyapun berbeda-beda, ada yang diucapkan secara langsung, ada yang diajukan ke pengadilan, ada yang melalui surat, ada juga yang memakai SMS. Mengenai cara mentalak para fuqaha’ berbeda pendapat. Berdasarkan perbedaan pendapat tersebut penulis mencoba menkaji permasalahan ini dengan membahas pendapat salah satu ulama yaitu Ibnu Hazm, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memfokuskan pada penelitian kepustakaan (library research). Analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menyatakan bahwa menurut Ibnu Hazm, apabila ada seorang suami yang mentalak istrinya dengan cara ditulis baik surat ataupun SMS, maka talak tersebut tidak sah bahkan sia-sia. Menurut beliau, tidak akan sah talak sebelum dilafadzkan. Karena dalam al-qur’an dan hadis tidak ditemukan nashnya secara jelas, maka istinbāṭ hukum Ibnu Hazm dalam pendapatnya tersebut adalah dengan menggunakan al-dalil dari nash. Bila nash memiliki makna tertentu, lalu makna tersebut diungkapkan dengan pernyataan lain yang semakna dengan lafadz. Dalam nash menyatakan bahwa ceraikanlah istrimu dengan cara yang baik, cara yang baik ini dapat ditarik dalil bahwa talak dengan cara yang baik adalah talak yang dilakukan dengan cara sepatutnya, yaitu dengan diucapkan.

Kata kunci : Perceraian, Talak, Ibnu Hazm

Abstract

Divorce is the breakup of the husband and wife's relationship due to divorce. The methods are different, some are spoken directly, some are submitted to the court, some are sent by mail, some are using SMS. Regarding the mentality of the jurists' opinions. Based on these differences of opinion the author tries to examine this problem by discussing the opinion of one of the scholars namely Ibn Hazm. This study uses qualitative research methods by focusing on library research. Data analysis using descriptive analysis method. The results of the study state that according to Ibn Hazm, if there is a husband whose wife's mentality is written either by letter or SMS, then the divorce is invalid even in vain. According to him, talak will not be valid before being recited. Because in the al-quran and hadith the nash is not clearly found, then the istinbā Ib of Ibn Hazm's law in his opinion is to use the al-proposition of the nash. If the text has a specific meaning, then the meaning is expressed by another statement that is similar to lafadz. In the text states that divorce your wife in a good way, this good way can be drawn theorem that divorce in a good way is divorce that is done in a proper way, namely by saying.

Keywords: Divorce, Talak, Ibnu Hazm

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abu Zahrah , Tārikh al-Madzāhib al-Islāmiyah, 1989 Dar al-Fikr al-Arabi, Kairo

Abu Zahrah, Ibnu Hazm Hayātuhū wa Ashruhū Arā’uhū wa Fiqhuhū, 1997 Dar al-Fikr, Kairo

Al-Imam Muaffiq al-Dīn Abdullah bin Ahmad bin Qudāmah al-Maqsidi, al-Mughniy, Juz VIII, Beirut: Daar al-Kutub al-Ilmiyah, t.th

Hasballah Thaib dan Mara Halim Harahap, Hukum Keluarga Dalam Syariat Islam, Al-Azhar, 2010 Medan: Universitas

Henni Handayani, Tinjauan yuridis gugat cerai yang dilakukan via sms (short message services) menurut Hukum Islam dan Undang-Undang No.1 tahun 1974 : studi kasus putusan Pengadilan Agama Bangkalan No.0253/Pdt.G/2013/PA.Bkl, 2013 Jakarta, Fakulas Hukum Universitas Indonesia:

Ibnu Hazm, al-iḥkām fī uṣūl al-aḥkām, 1998 Dar al-Fikr Beirut

Ibnu Hazm, al-Muhalla bil Atsar, Beirut: Dar al Fikr, t.th

Ibnu Hazm, al-Muhalla, Juz X, Dar al-Fikr, t.th, Cairo

Liliyah Linda Fianti, Perceraian Melalui SMS (Short Message Service) Menurut Hukum Islam, 2003 Surabaya, Fakultas Hukum Universitas Airlangga

M.Yahya Harahap, Kedudukan, Kewenangan, dan Acara Peradilan Agama, 2003 Sinar Grafika, Jakarta

Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, 2010 PT. Remaja Rosdakarya, Bandung

Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian kualitatif, 1996 Rakesarasin, Yogyakarta

Rima Safria, Perselingkuhan Melalui Facebook dan SMS Akibat Penyebab Perceraian (Studi pada Pengadilan Agama Surakarta), 2014 Jakarta, Fakulas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayutullah

Slamet Abidin dan Aminudin, Fiqih Munakahat I, 2011 Pustaka Setia, Bandung: CV.

Wjs Peorwardamita, Kamus Umum Bahasa Indonesia,: 2006 Balai Pustaka Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.24235/mahkamah.v3i2.3435

Article Metrics

Abstract view : 102 times
PDF - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Mahkamah Indexed By:

 

 

 

Copyright of Mahkamah (Jurnal Kajian Hukum Islam) ISSN: 2355-0546 (print), ISSN: 2502-6593 (online)

 

Mahkamah (Jurnal Kajian Hukum Islam) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.