ORIENTASI PENGEMBANGAN DAKWAH MELALUI SISTEM KOMUNIKASI (MEDIA MASSA)

Nasrudin Abdul Matin(1*), Asriyanti Rosmalina(2),


(1) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(2) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


Motif komunikasi dalam kegiatan keagamaan marak dilakukan dalam sisi kehidupan khususnya dalam dakwah islamiyah. Motif ini timbul akibat semakin berkembangnya arus globalisasi, teknologi informasi serta semakin meningkatnya kebutuhan hidup manusia yang harus berkiblat kedalam perkembangan zaman. Sisi dakwah dalam kacamata komunikasi merupakan sebuah aktifitas menerangkan, menyampaikan pesan ajaran islam secara al-qur’an dan hadist serta pertimbangan para ulama sehingga orang yang mendapatkan pesan dan informasi dapat terpengaruh dan selanjutnya dapat merubah perilakunya secara ajaran islam. Signifikasi dakwah pun digunakan oleh masyarakat di luar islam untuk suatu alat perjuangan dengan adanya media massa tersebut sebagai perantara penyampaian pesan kepada khalayak banyak. Keberadaan media massa ini sangat berpengaruh kepada masyarakat, karena dari media massa akan membentuk suatu opini bahkan mengubah perilaku masyarakatnya. Hadirnya media massa ini membawa nilai positif dan negatif. Keberadaan media massa ditengah masyarakat sangat dipandang urgen bahkan mampu mempengaruhi pola pikir serta perilaku masyrakat, ketika sebuah peristiwa diorientasikan media yang akan menjadi sebuah tayangan bermuatan dakwah dan diakses publik yang meliputi umat islam selaku mad’unya, tentu hal tersebut menjadi harapan yang kuat sebagai pengembangan dakwah melalui media massa dengan orientasi yang benar, karena media massa dapat memberikan kesan ataupun efek yang khusus bagi individu, kelompok atau lingkungan tertentu. Secara gambaran personal (individu) manusia  sendiri bahwa media massa dapat memberi pengaruh pada tiga level (efek kognitif, afektif dan konasi). Media menyadari bahwa dakwah merupakan kebutuhan masyarakat termasuk informasi atau pemberitaan tentang agama. Dalam konteks ini media harus mampu mengemas dalam bentuk informasi atau pemberitaan yang mengandung pesan-pesan keagamaan karena melalui proses ini, orientasi pengembangan dakwah akan tertuju dengan baik. 

Keywords


Orientasi, Media, Pengembangan Dakwah.

Full Text:

PDF

References


Ali, Abdullah. 2004. Antropologi Dakwah. Cirebon: KPI STAIN PRESS Cirebon.

Ardianto, Elvinaro, Lukita Komala, dan Siti Karlinah. 2012. Komunikasi Massa. Edisi Revi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Hefni, Harjani. 2015. Komunikasi Islam. Jakarta: PT. Fajar Interpratama Mandiri Kencana.

Hendra, Tomi, dan Siti Saputri. 2019. “Dinamika Dakwah Dalam Perspektif Komunikasi.” Jurnal Hikmah 13 (2): 259–74. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/article/view/1974.

Ilaihi, Wahyu. 2013. Komunikasi Dakwah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Munir, Muhammad, dan Wahyu Ilaihi. 2006. Manajemen Dakwah. Cetakan 1. Jakarta: Kencana.

Patilima, Hamid. 2005. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suisyanto. 2006. Pengantar Filsafat Dakwah. Yogyakarta: Teras.

Syamsuddin. 2016. Pengantar Sosiologi Dakwah. Jakarta: PT. Kharisma Putra Utama Kencana.

Syobah, Nurul. 2013. “Kontruksi Media Massa Dalam Pengembangan Dakwah.” Jurnal Dakwah Tabligh 14 (2). http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/tabligh/article/view/324.

Ummatin, Khoiro. 2008. “Globalisasi Komunikasi Dan Tuntunan Dakwah Bermedia.” Jurnal Dakwah Media Komunikasi Dan Dakwah 9 (2). http://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/441.




DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6436

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Orasi indexed by:


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.