Peningkatan Kemampuan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berbasis Saintifik bagi Calon Guru Fisika

Muhammad Minan Chusni(1*), Winda Setya(2), Rena Denya Agustina(3), Adam Malik(4),


(1) Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(2) Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(3) Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(4) Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(*) Corresponding Author

Abstract


The three main tasks of teachers are planning, implementing and evaluating learning. The purpose of this study is to improve the ability of prospective physics teacher planning in preparing the scientific based LP. The research method used is a descriptive method. The subjects of this study are 9 physics semester VI academic year 2015/2016 in a micro-teaching course. The research instrument used scalar assessment with rubrics of LP display results. Data analysis techniques used descriptive qualitative and quantitative. Based on the result of research, the average value of LP 1 is 78,97 with a good category, 2nd RPP equal to 84,52 with very good category and the third LP is 96,00 with a very good category.

Tiga tugas utama guru yaitu melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perencanaan bagi calon guru fisika dalam menyusun RPP berbasis saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 9 mahasiswa pendidikan fisika semester VI tahun akademik 2015/2016 pada mata kuliah Micro Teaching. Instrumen penelitian menggunakan penilaian skala disertai rubrik dari hasil tampilan RPP. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan  kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata penyusunan RPP ke- 1 sebesar 78,97 dengan kategori baik, RPP ke- 2 sebesar 84,52 dengan kategori sangat baik dan RPP ke-3 sebesar 96,00 dengan kategori sangat baik.

Keywords


Lesson Planning Based on Scientific; Planning Ability; Physics Teachers

Full Text:

PDF

References


Afriyani, P. (2013). Pelaksanaan tugas guru profesional di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Pariaman. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 1(1), 376-461. Available online: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/bahana/article/view/2716

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Aryani, M. F. (2014). Studi kasus penerapan pendekatan saintifik pada guru-guru di SMA N 1 Bawang (studi pada tahun ajaran 2013/2014). Economic Education Analysis Journal, 3(3), 558-563. Available online: https://journal.unnes.ac.id/artikel_sju/eeaj/4511

Asmadawati. (2014). Perencanaan pengajaran. Darul ‘Ilmi, 2(1), 1-13. Available online: http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/DI/article/view/205/0

Creswell, J. W., & Clark, V. L. (2007). Designing and conducting mixed method research. London: SAGE Publications

Fatihah. (2011). Bimbingan berkelanjutan profesi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hanafiah, Nanang, & Suhana, C. (2009). Konsep strategi pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama.

Hidayatulloh, M., Humairoh, F., Wachidah, U., Iswati, D. A., & Suliyanah. (2015). Pengembangan perangkat pembelajaran untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi rangkaian listrik dengan scientific approach. Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 5(1), 28-32. Available online: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpfa/article/download/171/86

Ibrahim. (2017). Deskripsi implementasi kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran matematika di SMA Negeri 3 Maros Kabupaten Maros. Jurnal Daya Matematis, 3(3), 370-378. DOI: 10.26858/jds.v3i3.1704

Imran, M. S. (2013). Micro teaching to improve teaching method: an analysis on students. perspectives. Journal of Research& Method in Education, 1(4), 69-76. DOI: 10.9790/7388-0146976

Ismail, S. A. A. (2011). Student teachers' microteaching experiences in a pre-service English teacher education program. Journal of Language Teaching and Research, 2(5), DOI: 10.4304/jltr.2.5.1043-1051

Jaenudin, U. (2017). Penerapan supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi Pedagogik guru dalam menyusun RPP SDN Kalapadua Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang tahun 2017. BIORMATIKA, 4(2), 23-30. Available online: http://ejournal.unsub.ac.id/index.php/FKIP/article/view/84

Jomah, O., Masoud, A. K., Kishore, X. P., & Aurelia, S. (2016). Micro learning: a modernized education system. Brain Broad Research in Artificial Intelligence and Neuroscience, 7(1), 103-110. Available online: http://www.edusoft.ro/brain/index.php/brain/article/view/582

Kemdikbud. (2016). Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Khumyati. (2017). Peningkatan kemampuan guru dalam penyusunan RPP melalui kegiatan supervisi klinis di MI Nurul Ulum Kesuben Tegal TP 2015/2016. Jurnal Dialektika, 7(1), 68-83. Available online: http://journal.peradaban.ac.id/index.php/jdpgsd/article/view/32

Koross, R. (2016). Micro teaching an efficient technique for learning effective teaching skills: pre-service teachers’ perspective. IRA-International Journal of Education & Multidisciplinary Studies, 4(2), 289-299. DOI: 10.21013/irajems.v4.n2.p7

Kustijono, R., & Wiwin, E. (2014). Pandangan guru terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran fisika SMK di Kota Surabaya. Jurnal Pendidikan Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 4(1), 1-14. DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p1-14

Larlen. (2013). Persiapan guru bagi proses belajar mengajar. Pena, 3(1), 81-91.

Mager, R. F. (1973). Measuring instructional intent. Belmont, CA: Fearon Pitman Publishers

Mashuri. (2012). Pengembangan profesional keguruan dalam mata kuliah micro teaching. Jurnal Ilmiah Didaktika, VIII(1), 80-97. DOI: 10.22373/jid.v13i1.466

Napitupulu, N. D. (2014). Analisis kompetensi mahasiswa calon guru fisika pada peer teaching berdasarkan kurikulum 2013 pada perkuliahan PPL. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako (JPFT), 2(2), 23-28. DOI: 10.22487/j25805924.2014.v2.i2.2853

Nawawi, H. (2010). Metode penelitian bidang sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Otsupius, I. (2014). Micro-teaching: a technique for effective teaching. An International Multidisciplinary Journal, 8(4), 183-197. DOI: 10.4314/afrrev.v8i4.15

Pribadi, R. E. (2017). Implementasi sustainable development goals (SDGs) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Papua. eJournal Ilmu Hubungan Internasional, 5(3), 917-932. Available online: http://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id/site/?cat=50

Retelj, A., & Puljić, B. K. (2016). “We need more practice!” how future teachers evaluate their experiences with micro-teaching? Revija za Elementarno Izobraževanje, 9(4), 139-154. UDK: 378.147:811.112.2

Saban, A., & Çoklar, A. N. (2013). Pre-service teachers’ opinions about the micro-teaching. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 234-240. Available online: http://www.tojet.net/

Saragih, H. (2016). Meningkatkan ketrampilan guru membuat perangkat pembelajaran berbasis kurikulum 2013 bagi guru pada sekolah. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial, 8(2), 114-122. Available online: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jupiis/article/view/5157

Sepriyanti, N. (2012). Guru profesional adalah kunci mewujudkan pendidikan berkualitas. Jurnal Al- Ta'lim, 1(1), 66-73. DOI: 10.15548/jt.v19i1.8

Setyawanto, A., Sunaryo, H., & Basuki, I. A. (2012). Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru bahasa Indonesia tingkat SMP di Kota Malang. Jurnal-online.um.ac.id, 1-11. Available online: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/sastra-indonesia/article/view/22020

Sholeh, M. (2017). Perencanaan pembelajaran mata pelajaran geografi tingkat SMA dalam konteks KTSP. Jurnal Geografi, 4(2), 129-137. Available online: https://journal.unnes.ac.id/artikel_nju/JG/104

Suardika, P., Marhaeni, A., & Koyan, I. (2014). Analisis kesiapan pemenuhan aspek akreditasi Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Gerokgak. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4(1), 1-12. Available online: http://pasca.undiksha.ac.id/e-journal/index.php/jurnal_pendas/article/view/1069

Sudaryono, Margono, G., & Rahayu, W. (2013). Pengembangan instrumen penelitian pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sudiyatno, S., & Nuryanto, A. (2016). Model pembelajaran microteaching untuk calon guru SMK RSBI. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 18(2), 189-210. DOI: 10.21831/jptk.v18i2.9328

Wijaya, D. N. (2011). Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui supervisi klinis dan implikasinya terhadap pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Wlingi Kabupaten Blitar. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang: Tidak dipublikasikan. Available online: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/sejarah/article/view/12321

Yamin, M. (2006). Profesionalisasi guru dan implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Jakarta: Gaung Persada Press.

Zendrato, J. (2016). Tingkat penerapan rencana pelaksanaan pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Scholaria, 6(2), 58-73. DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p58-73




DOI: http://dx.doi.org/10.24235/sc.educatia.v6i2.1952

Article Metrics

Abstract view : 588 times
PDF - 509 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Scientiae Educatia indexed by:

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. 

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Stat Counter (Link)