IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI MELALUI TEKNIK HIPNOTERAPI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA

masdudi masdudi(1*),


(1) IAIN SNJ Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING

ISLAMI MELALUI TEKNIK HIPNOTERAPI

DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA

 

Oleh:

Masdudi

IAIN Syekh Nurjati Cirebon

masdudi.bandung@gmail.com

 

 

 

Guru dan guru BK harus peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran. Banyaknya siswa yang berprilaku tidak normatif yang dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam mengembangkan pendekatan dan teknik pembelajaran, sehingga memunculkan masalah psikologis dan gejala psikosomatis. Masih banyak guru BK yang belum mampu mengembangkan pendekatan dan teknik yang sesuai. Untuk mencari solusi  menyelesaikan masalah khususnya masalah psikhis dan dalam membentuk karakter siswa, penulis menawarkan sebuah solusi yaitu penelitian tentang pendekatan hypno therapy dalam proses bimbingan konseling. Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan implementasi teknik hypno therapy dalam proses bimbingan konseling islami di sekolah dalam pembentukan karakter siswa di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah terapis yang terlibat langsung yaitu peneliti dibantu oleh guru BK untuk menjadi mediasi dalam proses konseling melalui teknik hipnoterapi. Sedangkan objek penelitiannya adalah sebagian siswa yang mempunyai masalah psikologis dengan penerapan konseling kelompok dan konseling individu. Hasil temuan penelitian, bahwa penerapan teknik layanan bimbingan konseling islami di sekolah sangat membantu mengidentifikasi, merumuskan dan menemukan secara cepat solusi masalah bagi siswa. Teknik hipnoterapi dalam bimbingan konseling islami sangat berdampak terhadap karakter siswa karena banyak siswa yang merasakan suatu perubahan. Faktor yang menjadi pendukung penerapan teknik ini adalah ketersediaan pihak sekolah dan siswa untuk melakukan proses konseling secara inten karena sangat membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah siswa. Faktor penghambatnya adalah kedua orangtuanya, ayah dan ibu, tidak bersedia bertemu terapis untuk menjalani sesi wawancara mendalam dan konseling. Saran untuk lembaga sekolah adalah perlunya pihak sekolah untuk memfasilitasi guru BK atau konselor dalam pengembangan dan pelatihan teknik hipnoterapi atau mendatangkan ahli, sehingga guru BK mempunyai kemampuan dalam menangani masalah-masalah siswa. Pihak sekolah harus melakukan kerjasama yang intensif dan kontinu dengan orang tua dalam penanganan siswa yang bermasalah, sehingga penerapan teknik hipnoterapi bisa membantu menangani masalah-masalah belajar yang dihadapi anaknya.

 

Kata Kunci: Bimbingan, Konseling, Hipnoterapi, Karakter.


Full Text:

PDF


DOI: 10.24235/edueksos.v6i2.1364

Article Metrics

Abstract view : 206 times
PDF - 317 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 


<