MEMBANGUN KESADARAN DEMOKRASI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Bambang Yuniarto(1*),


(1) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

 

            Tulisan ini merupakan kajian literatur yang membahas peningkatan kesadaran demokrasi warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum melalui pendekatan kontekstual pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan secara konseptual pendekatan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kesadaran demokrasi warga negara dalam pelaksanaan kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Metode kajian yang digunakan adalah analisis kepustakaan. Keseluruhan konsep, data dan informasi dihimpun dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian dan dokumen literatur lainnya; kemudian dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual memiliki potensi sangat efektif untuk digunakan sebagai instrumen pendidikan kewarganegaraan dalam meningkatkan kesadaran warga Negara (siswa/mahasiswa) dalam pelaksanaan kemerdekaan berpendapat di muka umum.

 

Kata Kunci: Demokrasi, Pendekatan Kontekstual, Pendidikan Kewarganegaraan.

 

 

ABSTRACT

 

This article is a literature study that discusses raising awareness of citizens' democracy in conveying public opinion through a contextual approach in the learning of citizenship education. This study aims to conceptually illustrate a contextual learning approach to improve the democratic awareness of citizens' independence in order to convey a public opinion. The method of study used is library analysis. Overall concepts, data and information are compiled from a variety of literary sources such as scientific journals, books, research reports and other literary documents; Then analyzed with a qualitative approach. Results showed that contextual learning approaches have a very effective potential to be used as a citizenship education instrument in raising awareness of citizens (students) in the conveying of independence argues in public.

 

Keywords: Democracy, contextual approach, citizenship education

Full Text:

56 - 72 PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Al Hakim, S.,dkk., 2012. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Konteks Indonesia, Malang : Universitas Negeri Malang.

Azra, A. (2001). “PendidikanKewargaanuntuk demokrasi di Indonesia”. Makalah Seminar Nasional II Civic Education di PerguruanTinggi, Mataram, 22-23 April.

-------- (2007). “Keragaman Indonesia : Pancasila dan Multikulturalisme”. Makalah Semiloka Nasional. Yogyakarta, 13 Agustus 2007.

Bakti, Andi Faisal, 2012. Literasi Politik dan Kondolidasi Demokrasi. Jakarta: Churia Press.

Depdiknas. (2006). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta: Dikdasmen.

Djahiri, A.K. (1985). Strategi Pengajaran Afektif Nilai Moral VCT dan Games terhadap VCT. Bandung: Jurusan PMPKn FPIPS IKIP Bandung.

Gandal, M. and Finn, Jr.C.E. (1992). Teaching democracy. Freedom Paper USA, (2) 1-28.

Johnson, E. B., 2011. CTL, Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna, Bandung: Kaifa.

Karim, Abdul Gaffar dkk, 2015. “Memahami Tingkat Melek Politik Warga di Kabupaten Sleman”, Laporan Penelitian, Sleman : JPP FISIPOL UGM dan KPU Kabupaten Sleman.

Kesuma, Dharma dkk. 2010. Contextual Teaching and Learning, Garut: Rahayasa Research & Training.

Komalasari, K. 2010. Pembelajaran Kontekstual, Konsep dan Aplikasi, Bandung: PT Refika Aditama.

Rudiyanto, Mohammad, 2009. “The Implementation of Contextual Teaching and Learning in Englsih Class”, dalam Jurnal Okara, Vol.II No.4, November 2009.

Suprijono, A. 2009. Cooperative Learning, Teori & Aplikasi PAIKEM. Surabaya: Pustaka Pelajar.

Suryanti, dkk., 2008. Model-model Pembelajaran Inovatif, Surabaya: UNESA University Press.

Tilaar, H.A.R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. https://www.solider.id/.

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional.

permendiknas nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi. https://akhmadsudrajat. files.wordpress.com/2009/04/permendiknas-no-22-tahun-2006.pdf.

Wijaya, Apriyanda Kusuma. (2018). Pengaruh Model Bermain Peran Berbantuan Multimedia Terhadap Keterampilan Kewarganegaraan Peserta Didik. Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/37826/.

Winataputra, U.S., Budimansyah, D. (2007). Civic Education :konteks, landasan, bahan ajar dan kultur kelas. Bandung : Prodi PKn SPS UPI.

_________ (2008). Multikulturalisme Bhinneka Tunggal Ika dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia. Acta Civicus. 2, (1), 1-16.

_________ (2005). “Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membangun Masyarakat Demokratis Berkeadaban : Tinjauan Filosofis-Pedagogis”. Makalah pada Seminar dan Lokakarya Dosen PKn PTN dan PTS, Medan, 22 September.

Wijaya, Apriyanda Kusuma. Rahmat, K. Komalasari (2018). Reflective Experiences of Students to the Integration of Role Playing Model with Multimedia In Citizenship Education. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 251. Annual Civic Education Conference (ACEC2018):https://www.atlantis-press.com/proceedings/acec-18/25905987.

Ya’cub, M. 2005. Penerapan CTL dalam Pembelajaran Ilmu Agama dan Umum di Pesantren Hidayatullah Surabaya”, dalam Jurnal Nizamia, Vol.8, No.2, Desember 2005.




DOI: 10.24235/edueksos.v9i1.6388

Article Metrics

Abstract view : 65 times
56 - 72 PDF - 29 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 


<