PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI MELALUI BLENDED LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Rinita Rosalinda Dewi(1*), Edi Suresman(2), Cik Suabuana(3),


(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(2) Universitas Pendidikan Indonesia
(3) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di sekolah menengah pertama. SMP IT Matahati merupakan salah satu sekolah yang telah berupaya untuk menanamkan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning untuk mengatasi permasalahan dari pembelajaran secara daring. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analisis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) perencanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati telah disiapkan dalam silabus dan RPP yang telah dimodifikasi, 2) proses pelaksanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati yaitu proses pelaksanaan pembelajaran telah menggunakan metode, media pembelajaran dan sumber belajar yang beragam, mengintegrasikan karakter mandiri dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi pendidikan karakter mandiri melalui raport evaluasi sikap/karakter yang berisi deskripsi penilaian sikap spiritual dan sosial selama satu semester, 3) Hasil pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati yaitu terjadi perubahan kemandirian belajar dan kemandirian dalam perilaku sehari-hari yaitu siswa sudah menunjukkan tidak bergantung terhadap orang lain, memiliki kepercayaan diri, berperilaku disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan dapat melakukan kontrol diri.

Kata Kunci: Karakter Mandiri, Blended Learning, Sekolah Menengah Pertama

 

ABSTRACT

This research aims to find out the implementation of independent character education through blended learning in junior high schools. SMP IT Matahati is one of schools that instill the independent character education through blended learning to solve problems of online learning. This research used descriptive analysis method. Data were collected through interview, observation, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification/drawing conclusions. Results of this study are: 1) the planning of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati has been prepared well in the modified syllabus and lesson plans, 2) the implementation process of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati i.e. the learning process has implemented the various methods, learning media, and learning resources; integrated the independent character in learning activities as well; also evaluation of independent character education with an attitude/character evaluation report card containing the description of spiritual and social attitudes assessment for one semester, 3) the results of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati i.e. changes in independent learning and in daily behavior, students shown that they are not dependent on others, have self-confidence, behave in a disciplined manner, have a sense of responsibility, behave based on their own initiative, and can control themselves.

Keywords: Independent Character, Blended Learning, Junior High School

Full Text:

PDF 32-47

References


Abdullah, W. (2018). Model Blended Learning Dalam Meningkatkan

Efektifitas Pembelajaran: FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan

Manajemen Islam, Vol. 7, No. 1, hlm. 855-866.

Apriani, A. N., & Wangid, M. N. (2015). Pengaruh SSP tematik-integratif terhadap karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas III SD. Jurnal Prima Edukasia, Vol. 3, No.1, hlm. 12-25.

Buchory, MS., & Swadayani, T. B. (2014). Implementasi Program Pendidikan Karakter Di SMP: Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun IV, No. 3, hlm. 235-244.

Dalimunthe, R. A. A. (2015). Strategi dan Implementasi Pelaksanaan

Pendidikan Karakter di SMP N 9 Yogyakarta: Jurnal Pendidikan

Karakter, Tahun V, No. 1, hlm. 102-111.

Dewi, R. R., Suresman, E., & Mustikasari, L. (2020). Implementasi Kebijakan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Karakter Di Perguruan Tinggi: Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, Vol. 9, No. 1, hlm. 1-15.

Dianti, P. (2014). Integrasi Pendidikan Karakter dalam pembelajaran

Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter

siswa: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Vol. 23, No. 1, hlm. 58-68.

Fauzi, A. R., Zainuddin., & Al Atok, R. (2017). Penguatan Karakter Rasa Ingin Tahu Dan Peduli Sosial Melalui Discovery Learning: JTP2IPS: Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, Vol. 2, No. 2, hlm. 27-36.

Fadlillah, M., & Lilif M. K. (2013). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini: Konsep dan Aplikasinya dalam PAUD. Yogyakarta: ArRuzz Media.

Hanum, A., & Meilinda, A. (2019). Studi Karakterisasi Bersahabat/

Komunikatif Pada Siswa SMPN 18 Kota Jambi: Jurnal Publikasi

Pendidikan, Vol. 9, No. 2, hlm. 147-151.

Hidayati, K., & Listyani, E. (2010). Improving Instruments Of Students’ Self-Regulated Learning: J. Pendidik. Mat. Univ. Negeri Yogyakarta.

Husna, L. (2017). Pendidikan Karakter Mandiri Pada Siswa Kelas IV SD Unggulan Aisyiyah Bantul: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Edisi 10 Tahun ke-6, hlm. 964-974.

Jalil, A. (2012). Karakter Pendidikan untuk Membentuk Pendidikan Karakter: Jurnal Pendidikan Islam,Vol. 6, No. 2, hlm. 176-192.

Jaya, F. (2019). Perencanaan Pembelajaran. Medan: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara.

Kaimuddin. (2014). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013: Dinamika Ilmu, Vol. 14, No.1, hlm. 47-63.

Kalita, K. (2015). Need of Value Education and a Teacher’s Role .

International Journal of Social Science and Humanities Research,

Vol. 3, Issue 4, hlm. 566-571.

Kemendiknas. (2011). Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan.

Kusumadewi, R. F., Yustiana, S., & Nasihah, K. (2020). Menumbuhkan Kemandirian Siswa Selama Pembelajaran Daring Sebagai Dampak Covid-19 di SD: JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), Vo. 1, No. 1, hlm. 7-13.

Listyarti, R. (2012). Pendidikan Karakter dalam Metode Aktif, Inovatif, & Kreatif. Jakarta: Esensi.

Lutfiah, A., & Rabbanie, M. D. (2020). Karakter Jujur dan Mandiri serta Hubungannya dengan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah: Al-Mudarris: journal of education, Vol. 3, No. 1, hlm. 81-92.

Makinuddin, M., Anam, S., & Shofiyyah. (2020). Character Building dan Pendidikan Islam di Era New Normal: MIYAH: Jurnal Studi Islam,

Vol. 16, No. 1, hlm. 185-199.

Mastur, M., Afifulloh, M., & Dina, L. N. A. B. (2020). Upaya Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19: JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Vol. 2, No. 3, hlm. 72-81.

Nugraha, D. M. D. P. (2020). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Penerapan Blended Learning di Sekolah Dasar: Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 3, No. 3, hlm. 472-484.

Permendikbud No. 6. (2019). Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Putra, I. P. (2020). UNESCO: 1,6 Miliar Siswa dan 63 Juta Guru di Dunia Terdampak Pandemi. [Online]. Tersedia di:

https://www.medcom.id/pendidikan/cerita-guru/JKRAo4wk-unesco-1-6-miliar-siswa-dan-63-juta-guru-di-dunia-terdampak-pandemi. Diakses 30 September 2020.

Rahmat, N., Sepriadi, S., & Daliana, R. (2017). Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Melalui Guru Kelas Di SD Negeri 3 Rejosari

Kabupaten Oku Timur. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan,

dan Supervisi Pendidikan), Vol. 2, No.2, hlm. 229-244.

Rubei, M. A. (2016). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN untuk mengembangkan kemandirian siswa di MTs. Mathlaul Anwar kota Pontianak. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, Vol. 2, No. 2, hlm. 198-212.

Santika, I. W. E. (2020). Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Daring: IVCEJ (Indonesian Values and Character Education Journal), Vol 3, No.1, hlm. 8-19.

Sauri, S., & Budimansyah, D. (2014). Nilai kearifan Lokal Pesantren Lokal Pesantren dalam Upaya Pembinaan Karakter Santri: NIZHAM, Vol. 3 No. 02, hlm. 21-50.

Sutjipto. (2011). Rintisan Pengembangan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 17, No. 5, hlm. 501-524.

Syaharuddin, S. (2020). Menimbang Peran Teknologi dan Guru dalam Pembelajaran di Era COVID-19. [Online]. Tersedia di:

http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/9148. Diakses 10 Oktober 2020.

Wahyu. (2011). Masalah dan Usaha Membangun Karakter Bangsa:

Jurnal Komunitas, Vol. 3, No.2, hlm. 138-149.

Wardana, G. K. (2020). Nasib Pendidikan Karakter di Masa Pandemi. [Online]. Tersedia di: https://kumparan.com/gilang-kusuma-wardana/nasib-pendidikan-karakter-di-masa-pandemi-1u0aEcfjfJ6/full. Diakses 10 Oktober 2020.

Wicaksono, V. D., & Rachmadyanti, P. (2016). Pembelajaran Blended

Learning Melalui Google Classroom Di Sekolah Dasar: Seminar

Nasional Pendidikan PGSD UMS & HDPGSDI Wilayah Jawa, hlm.

-521.

Widiara, I. K. (2018). Blended Learning Sebagai Alternatif Pembelajaran Di Era Digital: PURWADITA, Vol. 2, No.2, hlm. 5-56.

Wirawan, A. R. (2020). Cyberbullying Dapat Dicegah dengan Gamifikasi. [Online]. Tersedia di:

https://www.kompasiana.com/adhiciptaplayground6226/5f2230e8d541df0a12565182/cyberbullying-dapat-dicegah-dengan-gamifikasi?page=all#. Diakses 10 Oktober 2020.

Wuryandani, W., Fathurrohman, & Ambarwati, U. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter Kemandirian Di Muhammadiyah Boarding School: Cakrawala Pendidikan, Th. XXXV, No. 2, hlm. 208-216.




DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.7846

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF 32-47 - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 


<