PANCASILA DAN MULTIKULTURALISME

Risladiba Risladiba(1*), Suciyadi Ramdhani(2),


(1) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(2) IAIN Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Pancasila merupakan dasar negara yang di dalamnya terkandung nilai-nilai toleransi atau penghargaan terhadap keberagaman yang ada di Indonesia. Pancasila lahir sebagai buah pemikiran yang mendalam dari para pendiri negara, agar Pancasila dapat merangkum berbagai perbedaan untuk kemudian dapat menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Multikulturalisme Indonesia menghargai akan adanya kebhinnekaan sebagai implementasi dari nilai Pancasila. Keberagaman yang ada di Indonesia bukanlah hal yang harus diperdebatkan atau menimbulkan perpecahan tetapi bagian dari unsur-unsur yang membentuk kesatuan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur, yakni dengan mengumpulkan data yangrelevanyang terkaitdengankajian pembahasan dalam penulisan artikel ini untuk kemudian dilakukan analisis sehingga menghasilkan ide atau gagasan.Hasil penelitian ini antara lain adalahbahwa Pancasila dirancang agar dapat mewadahi keragaman yang ada. Pancasila sebagai ideologi negara juga pedoman dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegaramewadahi keberagaman, baik budaya, etnis, ras agama sehingga terbentuklah negara kesatuan Indonesia.

 

Kata Kunci: Pancasila; Multikulturalisme

 

 

ABSTRACT

Pancasila as the basis of the state contains values of tolerance or respect for diversity in Indonesia. Pancasila was born as the fruit of deep thought from the founders of the state, so that Pancasila can encapsulate various differences in order to then be able to maintain the integrity of the nation's unity and integrity. Indonesian multiculturalism recognizes the cultural diversity of the ethnic groups in Indonesia as an implementation of the values of Pancasila. The diversity of the cultures of the Indonesian ethnic groups is not a separator but is an element of unity. The method in this writing uses literature studies, namely by collecting relevant data related to the discussion study in writing this article for later analysis to produce ideas or ideas. The results of this study include that Pancasila is designed to accommodate the existing diversity. Pancasila as the state ideology is also a guideline in living in a community, nation and state where the diversity of cultures, religions, ethnicities and races meet and there is a nation state formed.

 

Keywords: Pancasila; Multiculturalism

Full Text:

PDF 64-73

References


Bahar, Saafroedin. (1997). Elit dan Etnik serta Negara Nasional. Jurnal Prisma, (4) Tahun XXVI, April-Mei 1997.

Budimansyah, Dasim. (2016). Teori Sosial dan Kewarganegaraan. Bandung: Widya Aksara Press.

Budimansyah Dasim dan Suryadi Karim. (2008). PKn dan Masyarakat Multikultural. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan

Faisal, Sanafiah. (1992). Format-format Penelitian Sosial. Jakarta: Rajawali Press.

Geertz, Hildred. (1967). Indonesian Culture and Communities, dalam Ruth T. McVey, ed. Indonesia, Southeast Asia Studies. New Haven: Yale University, by arrangement with HRAF Press.

Hanifi, Muhammad Luthfan. (2016). Ritual Perang dalam Kebudayaan Suku Dayak. Jurnal Sabda, 11(2), Desember 2016, hlm. 83-87.

Koentjaraningrat. (1970). Manusia dan kebudayaan di Indonesia. Anem Kosong Anem: Dambatan.

Kymlica (2004). Kewargaan Multikultural. Jakarta:LP3ES.

Latif, Yudi. (2011). Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Ramdhani, S. (2018). Konstruksi Nilai Multikulturalisme pada Masyarakat Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Patanjala, 10(1), 1-16.

Risladiba, R., & Sundawa, D. (2018, November). Implementation of Pancasila Values in Dayak Hindu-Budha Bumi Segandu Community to Make Good and Smart Citizens. In Annual Civic Education Conference (ACEC 2018) (pp. 402-405). Atlantis Press.

Soedarso. (2006). Pengembangan Sistem Filsafat Pancasila. Jurnal Filsafat, 39(1), April 2006, hlm. 42-56.

Suseno, Franz Magnis. (2005). Berebut Jiwa Bangsa-Dialog Persaudaraan dan Perdamaian. Jakarta: Kompas.

Widjaja. (2000). Penerapan Nilai-nilai Pancasila dan HAM di Indonesia. Jakarta:

PT. Rineka Cipta.




DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.8402

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF 64-73 - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 


<