Analisis Peran Gender dalam Acara Clash Of Champions Ruangguru: Perspektif Kesetaraan dan Partisipasi dalam Meraih Prestasi
Titi Murni Asih(1*),
Nur Ismiati(2),
Asna Lutfa(3),
(1) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (2) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (3) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
ABSTRAK: Permasalahan kesetaraan gender di Indonesia masih terus diperjuangkan hingga saat ini agar perempuan mendapatkan hak yang setara dengan laki-laki dalam berbagai hal, seperti pendidikan, pekerjaan, dan hak-hak lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terkait kesetaraan gender pada video Clash of Champions yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menggunakan tiga teknik yaitu analisis konten, studi pustaka, dan menitik beratkan pada tinjauan semiotika dengan model Charles Sanders Pierce yang terdiri dari: tanda, objek, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui aplikasi Ruangguru, siapa saja bisa mendapatkan kesempatan belajar untuk bisa masuk pada perguruan tinggi tanpa memandang jenis kelamin. Dalam hal ini juga membuktikan, bahwa perempuan memiliki kesetaraan dalam bersaing untuk meraih prestasi dan kesuksesan. Tentunya, dalam tayangan episode pertama Clash of Champions peserta secara setara bersaing secara sehat untuk mencapai prestasi dalam hal pendidikan.
Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Ruang Guru, Semiotika, Kompetisi
ABSTRACT: The issue of gender equality in Indonesia continues to be fought for to this day, ensuring that women have equal rights with men in various matters, such as education, employment, and other rights. The aim of this research is to analyze gender equality in the Clash of Champions video organized by Ruangguru. This research uses a descriptive qualitative method that employs three techniques: content analysis, literature study, and a focus on semiotic review using the Charles Sanders Pierce model, which consists of: signs, objects, and interpretation. The research results show that through the Ruangguru application, anyone can get the opportunity to learn to enter higher education regardless of gender. In this case it proves that women have equality in competing to achieve achievement and success, in first episode broadcast of Clash of Champions, participants compete equally in a fair manner to achieve educational achievement.
BaKTI, Yayasan. 2020. Perempuan, Masyarakat Patriarki & Kesetaraan Gender. Makassar: Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI).
Dewi Ratnawati, Sulistyorini, Ahmad Zainal Abidin. 2019. “Kesetaraan Gender Tentang Pendidikan Laki-laki dan Perempuan.†Harkat Media Komunikasi Gender 12.
DJKN. 2021. Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki. Jakarta Pusat: Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Kelirik, Nengah. 2018. “Penerapan Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana.†IKA 9.
Ni'am, Syamsun. 2015. “Pendidikan Perspektif Gender Di Indonesia (Menimbang dan Menakar Peran Gender Dalam Pendidikan).†Kesetaraan dan Keadilan Gender 1.
Omeri, Nopan. 2015. “Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan.†Jurnal Manajer Pendidikan 465.
Ruangguru. 2024. Jadwal Tayang Clash of Champions Minggu Ini! 24 Juni. https://www.ruangguru.com/blog/clash-of-champion-ruangguru.
Setiawati, Nindi Silvia Rahmadani dan Mia. 2019. “Aplikasi Pendidikan Online “Ruangguru†Sebagai Peningkatan Minat Belajar Generasi Milenial dalam Menyikapi Perkembangan Revolusi Industri 4.0.†Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 244.
Susanti. 2021. “Upaya Guru Dalam Menerapkan Sikap Saling Menghargai Sesama Anak Usia Dini di TK Tunas Muda Ulee Tuy Darul Imarah Aceh Besar.†Pendidikan Anak 61.
Yayan Alpian, Sri Wulan Anggraeni, Unika Wiharti, Nizmah Maratos Soleha. 2019. “Pentingnya Pendidikan Bagi Manusia.†Jurnal Buana Pengabdian 67.