Keluarga, Teman Sebaya dan Perilaku Seksual Remaja

Suci Nofita Sari(1*),


(1) STIKes Kharisma Persada
(*) Corresponding Author

Abstract


Remaja merupakan masa transisi dengan berbagai permasalahan yang sangat kompleks. Salah satu masalah yang menonjol dikalangan remaja terkait perilaku seksual. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan teman sebaya serta keluarga dan perilaku seksual remaja. Disain penelitian menggunakan metode cross sectional dengan jumlah sampel 124 orang. Hasil penelitian menunjukkan 66,1% mahasiswa memiliki perilaku seksual berisiko dan pengaruh teman sebaya besar sebesar 49,2%. Sebagian besar remaja memperoleh dukungan keluarga besar (60,5%) dan sebagian besar tidak melakukan komunikasi (75,8%). Hasil uji hipotesis diperoleh remaja dengan pengaruh negatif teman sebaya yang besar lebih banyak melakukan perilaku seksual berisiko (70,5%) dibandingkan dengan pengaruh kecil (36,5%) dengan nilai PR 4,2 dimana remaja dengan pengaruh teman sebaya yang besar berisiko melakukan perilaku sesksual sebesar 4,2 kali.


Keywords


Keluarga; Teman Sebaya; Perilaku Seksual Remaja.

Full Text:

PDF

References


Arde, Lanova Dwi. (2011). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Lingkungan Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja di Indonesia tahun 2007. Skripsi. Depok. FKM UI.

Brown AD et al. (2001). Sexual Relations among Young People in Developing Countries: Evidence from WHO Case Studies. Geneva: World Health Organization, http://whqlibdoc.who.int/hq/2001/WHO_RHR_01.8.pdf

Clawson, Carolyn L. Dan Marla Reese-Weber. (2003). The Amount and timing of Parent-Adolescent Sexual Communication as Predictor of Late Adolescent Sexual Risk-Taking Behaviors. The Journal of Sex Research Vol.40 No.3: 256-265.

Cobb, Nancy J. (2001). Adolescence: Continuity, Change and Diversity (4th ed.). California: Mayfield Publishing Company.

Crooks, Robert dan Karla Baur. (1983). Our Sexuality (2th ed.). California: The Bejamin/ Cumming Publishing Company Inc.

Darroch JE et al. Differences in teenage pregnancy rates among five developed countries: the role of sexual activity and contraceptive use. Fam Plann Perspectives 2001; 33:244-50.

Deptula, Daneen P., David B. Henry dan Michael E. Schoeny. (2010). How Can Parents Make a Difference? Longitudinal Associations With Adolescent Sexual Behavior. Journal of Family Psychology 2010, Vol. 24, No. 6, 731–739.

Driscoll, Anne K., M. Antonia Biggs, Claire D. Brindis and Ekua Yankah. (2001). Adolescent Latino Reproductive Health: A Review of the Literature. Hispanic Journal of Behavioral Sciences 2001; 23; 255 http://hjb.sagepub.com/cgi/content/abstract/23/3/255

Finer, LB, & Henshaw, S. (2006). Disparities in rates of unintended pregnancy in the United States. Perspectives on Sexual and Reproductive Health, 38(2), 90- 96. diunduh dari http://www.jstor.org/stable/4147929

Hurlock, Elizabeth B. (1998). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan ed.5 (Istiwidayanti dan Soedjarwo, Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Joshi, Beena dan Sanjay Chauhan. (2011). Determinants of Youth Sexual Behaviour: Program Implications for India. Eastern Journal of Medicine 16, p.113-121. www.easternjmed.org/PDF/2011_2/113.pdf

Kollmann, Nathalie. (1998). Kesehatan Reproduksi Remaja : Program Seri Lokakarya Kesehatan Perempuan. Jakarta : YLKI dan The Ford Foundation.

Pangkahila, A. (2004). Perilku Seksual Remaja dalam Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Cv.Sagung Seto.

Kushendiati, Meila. (2005). Hubungan Karakteristik Remaja, Pornografi dan Sumber Informasi dengan Perilaku seksual Remaja Di Empat Provinsi di Indonesia (Analisis Survei Perilaku Berisiko yang Berdampak pada Kesehatan Reproduksi Remaja 2002). Skripsi. Depok. FKM UI.

Miller, K. S., Forehand, R., & Kotchick, B. A. (1999). Adolescent sexual behavior in two ethnic minority samples: The role of family variables. Journal of Marriage and Family, 61, 85–98.

Pangkahila, Wimpie. (1998). Seksualitas Anak dan Remaja. Jakarta: Gramedia.

Santrock, John W. (2003). Adolescence : Perkembangan Remaja (Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih, Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Victa. (2006). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kegiatan Seksual Mahasiswa Universitas Indonesia Tahun 2006. Skripsi. Depok. FKM UI.

Whitaker, D. J., & Miller, K. S. (2000). Parent–adolescent discussions about sex and condoms: Impact on peer influences of sexual risk behavior. Journal of Adolescent Research, 15, 251–273.




DOI: 10.24235/prophetic.v2i2.5765

Article Metrics

Abstract view : 49 times
PDF - 19 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prophetic Indexed By:  

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats Prophetic: Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal Published by Department Islamic Guidance Counseling, Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Editorial Office:

FUAD Building, 2nd Floor, Department Islamic Guidance Counseling, Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah, IAIN Sheikh Nurjati Cirebon.  Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-481264, Fax. 0231-489926, Email: prophetic.bki@syekhnurjati.ac.id / Email: prophetic.jurnal@gmail.com