Profil Penalaran Moral Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 2 Ciledug, Kab. Cirebon

Palasara Brahmani Laras(1*),


(1) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Penalaran moral sebagai kemampuan kognitif individu dalam menimbang atau merespon suatu keputusan untuk menentukan sebuah tindakan. Penalaran moral menjadi prediktor perilaku kenakalan remaja, semakin rendah penalaran moral remaja, semakin tinggi perilaku kenakalannya. Menurut Kohlberg mengemukakan meskipun banyak faktor yang menimbulkan kenakalan remaja, tetapi tingkatan penalaran moral yang tinggi sekurang-kurangnya dapat berfungsi sebagai penghambat perilaku kenakalan. Oleh karena itu, untuk menemukan perilaku moral yang sebenarnya dapat ditelusuri memalui penalaran moralnya. Dalam rangka mengembangkan penalaran moral peserta didik, diperlukan strategi bimbingan dan konseling yang dirancang secara komprehensif, memenuhi kebutuhan siswa dan terandalkan melalui proses pengujian ilmiah. Agar peserta didik dapat meningkatkan penalaran moralnya secara efektif maka perlu dicari tahu terlebih dahulu gambaran atau profil dari tahapan penalaran moral peserta didik untuk selanjutnya disusun rancangan kegiatan bimbingan yang terencana, terorganisasi dan terkoordinasi selama periode waktu tertentu di sekolah.


Keywords


Penalaran Moral; Profil Penalaran Moral; Peserta Didik.

Full Text:

PDF

References


Abdolmohammadi, M.J & Baker, C.R. (2006). Accountants’ Value Preferences and Moral Reasoning. Journal of Business Ethnic, 69, hlm. 11-25.

Abdolmohammadi, M., Sultan, J., & Ethics, B. (2002). Ethical Reasoning and the Use of Insider in Stock Trading Information. Journal of Business Ethics, 37(2), 165–173.

Astuti, F.H. (2014). Pengembangan Paduan Pelatihan Moral Awareness untuk Siswa SMP. Jurnal Paedagogy. 1(1), hlm. 1-13.

Barger, B & Pitt, D. W. (2013). Do Negative Mood States Impact Moral Reasoning?. Journal of Moral Education, 42(4), hlm. 443-359.

Bartels, D. M.,dkk. (2015). “Moral Judgment and Decision Making,” In G. Keren & G. Wu (Eds.) The Wiley Blackwell Handbook of Judgment and Decision Making. Chichester, UK: Wiley.

Basyirudin, F. (2010). Hubungan Antara Penalaran Moral Dengan Perilaku Bullying Pada Santri Madrasah Aliah Pondok Pesantren Assa’adah Serang Banten. Skripsi. Publikasi web. Jakarta : UIN.

Beerthuizen, M. G., Brugman, D. & Basinger, K.S. (2013). Oppositional Defiance, Moral Reasoning and Moral Value Evaluation as Predictors of Self-Reported Juvenile Delinquency. Journal of Moral Education, 42(4), hlm. 460-474.

Borba, M. (2008). Membangun Kecerdasan Moral Tujuh Kebijakan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Cheppy. (1988). Pendidikan Moral dalam Beberapa Pendekatan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pendidikan Tinggi. PPLPTK.

Creswell, J. W. (2010). Research Design, Edisi Ketiga: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (Diterjemahkan oleh Ahmad Fawaid). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Duska, R. & Whelan, M. (1982). Perkembangan Moral. Perkenalan dengan Piaget dan Kohlberg. Penerjemah : Dwija Atmaka. Yogyakarta : Yayasan Kanisius.

Flaherty, J.O & Gleeson J. (2014). Longitudinal study of levels of moral reasoning of undergraduate students in an Irish university: the influence of contextual factors. Journal Educational Studies Association of Ireland. Irish Educational Studies. 33(1), hlm. 57–74.

Gordon, E. W., & Heincke, P. (2013). To assess, to teach, to learn: A vision for the future of assessment : technical report. Retrieved from Gordon Commission on the Future of Assessment in Education (U.S.) : http://www.gordoncommission.org

Horstink, Tim. (2012). The Effects of Social Networks on Group Moral Reasoning in the Royal Netherlands Army. Article publication. Communication studies, Universiteit Twente.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Ibung, D. (2009). Mengembangkan nilai moral pada anak. Jakarta: Gramedia.

Ilham W. T. (2012). Hubungan Antara Tingkat Penalaran Moral Dengan Kedisiplinan Siswa SMKN I Sragen. Naskah publikasi Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Joanne, F. (2014). Making the Case for Moral Development Education. Journal of Further and Higher Education, 38(2), hlm. 147-162.

Kurtines, M. W & Gerwitz, J. L. (1992). Morality, Moral Behavior & Moral Development. (Alih bahasa M.I. Soelaeman). Jakarta : Universitas Indonesia Press.

Lewis, J & Young, S. J. (2000) The Relationship of Moral Reasoning Style to Counselor Expression of Empathy. The Journal of College Counseling, 3(2), hlm. 113-122.

Muryono, S. (2009). Empati, Penalaran Moral dan Pola Asus Telaah Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta : Gala Ilmu Semesta.

Nucci, L & Narvaez, D. (2014). Handbook Pendidikan Moral dan Karakter. Terjmahan. Bandung : Nusa Media.

Perren, S, dkk. (2012). Moral reasoning and emotion attributions of adolescent bullies, victims, and bully-victims. Zuerst ersch. in : British Journal of Developmental Psychology. 30 (4), hlm. 511-530.

Ponemon, L. A., & College, B. (1992). Auditor underreporting of time and moral reasoning : An experimental lab study. Contemporary Accounting Research, 9(1), hlm. 171–189.

Purwanti, E, L. & Muhari. (2013). Hubungan antara Tingkat Penalaran Moral pada Remaja dengan Perilaku Seks Pranikah di kost “Ad”. Journal Psikologi UNESA. Character, 1(2).

Rose, J. D. (2012). Development of Moral Reasoning at a Higher Education Institution in Nigeria. Emerging Leadership Journeys, Journal Regent University School of Global Leadership & Entrepreneurship. 5(1), 81- 101.

Sadler, T. D., & Zeidler, D. L. (2005). Patterns Of Informal Reasoning In The Context Of Socioscientific Decision Making. Journal of Research in Science Teaching, 42(1), 112–138.

Santrock, J.W. (2003). Perkembangan Remaja. Alih Bahasa oleh: Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J.W. (2007). Adolescene, eleventh edition, Remaja. Edisi kesebelas. Terjemahan. Jakarta : Erlangga.

Slavin, R. E. (2011). Educational Psychology: Theory and Practice, 9th ed. (Terjemahan). Jakarta : Indeks.

Uddin, N. & Gillett, P. R. (2002). The Effects of Moral and Self-Monitoring Intentions to Report on Financial Statements Reasoning on CFO Fraudulently. Journal of Business Ethics, 40(1), 15–32.

Xu, Y. & Ziegenfuss, D. E. (2008). Reward Systems, Moral Reasoning, and Internal Auditors’ Reporting Wrongdoing. Journal of Business and Psychology, 22(4), 323–331.




DOI: 10.24235/prophetic.v2i2.5810

Article Metrics

Abstract view : 37 times
PDF - 25 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prophetic Indexed By:  

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats Prophetic: Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal Published by Department Islamic Guidance Counseling, Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Editorial Office:

FUAD Building, 2nd Floor, Department Islamic Guidance Counseling, Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah, IAIN Sheikh Nurjati Cirebon.  Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-481264, Fax. 0231-489926, Email: prophetic.bki@syekhnurjati.ac.id / Email: prophetic.jurnal@gmail.com