Memahami Bentuk Gerakan Perlawanan Rakyat dalam Perang Kedongdong (1802-1818 M)

Aah Syafaah(1*),


(1) IAIN Syekh Nurjati
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Penjajahan Belanda yang terjadi selama bertahun-tahun di atas tanah Cirebon mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam dan manusia yang berimbas pada penderitaan yang berkepanjangan. Tentu menyisakan penderitaan yang berkepanjangan bagi rakyat. Melihat hal ini, para ulama Cirebon kemudian memassifkan gerakan sosial yang dibangunnya sebagai bentuk reaksi rasional rakyat untuk merebut kemerdekaan dan memperjuangkan hak-haknya atas dominasi dan penjajahan bangsa lain di atas tanah airnya sendiri. Selain tentu saja, hal ini juga dilakukan karena masyarakat sudah terlebih dahulu menyadari bahwa mereka tidak dilengkapi persenjataan yang lengkap dan canggih. Para ulama dalam hal ini memainkan peran sebagai tokoh sentral yang mampu menggerakkan kekuatan rakyat dan melakukan berbagai perlawanan terutama untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat di bidang keagamaan, politik, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Meski melibatkan elemen massa yang beragam mulai dari petani, pejabat keraton, dan para dalang wayang kulit, dengan bekal jihad yang terus didengungkan mendapatkan aksi balasan yang kemudian membuatnya dipenjara, diasingkan bahkan sampai dibunuh. Sementara pesantren-pesantren yang dibangun oleh para ulama ini juga mendapatkan bombardir dari pihak kolonial tersebut.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ahlan, Fajar. Perlawanan Ki Bagus Rangin terhadap Kolonial Belanda serta Dampaknya Bagi Masyarakat Cirebon Tahun 1802-1818. Cirebon: Jurusan Sejarah Peradaban Islam. IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 2020

Amin, Zamzami. Baban Kana. Bandung: Pustaka Aura Semesta. 2014.

Burhanudin, Jajat. Islam dalam Arus Sejarah Indonesia. Jakarta: Kencana. 2017.

Bustomi, Oni. Dakwah dan Perjuangan Ulama Cirebon. Cirebon: Tanpa Penerbit.

Deviani, Firlianna Tiya. Perjanjian 7 Januari 1681 dan Implikasinya terhadap Kehidupan Sosial Politik Ekonomi di Kerajaan Cirebon (1681-1755). Cirebon: Jurusan Sejarah Peradaban Islam. IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 2016.

Ekajati, Edi S. Sejarah Perlawanan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme di Daerah Jawa Barat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. 1990.

Hadi, Munib Rowandi Amsal. Kisah-kisah dari Buntet Pesantren. Cirebon: Kalam. 2012

Hardjasaputra, A. Sobana dkk. Cirebon dalam Lima Zaman (Abad ke-15 hingga Pertengahan Abad ke-20). Bandung: Penerbit Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jawa Barat. 2011.

McAdam, Doug dan David A. Snow. Social Movements: Readings on Their Emergence, Mobilization and Dynamics. United States: Roxbury Pub. 1997.

------- etc. Comparative Perspectives on Social Movements: Political Opportunities, Mobilizing Structures and Cultural Framings. United States of America: Cambridge University Press. 1996.

Qonita, Ulya. Peran KH. Muhammad Jauhar Arifin (1895-1941) dalam Mengembangkan Pondok Pesantren al-Jauhariyah di Desa Balerante Palimanan Cirebon. 2015.

Raffles, Thomas Stanford. The History of Java. Terjemah. Eko Prasetyaningrum, dkk. Jakarta: Narasi. 2016.

Syafa’ah, Aah. Perjuangan Kyai Muqoyyim (1689-1785) dalam Pendirian Pesantren di Cirebon Timur. Lembaga Penelitian IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 2013.

Rahayu, Islamiyati. Strategi-strategi Perlawanan Rakyat Cirebon dalam Perang Kedongdong Tahun 1802-1818. Cirebon: Jurusan Sejarah Peradaban Islam. IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 2016.

Situmorang, Abdul Wahid. Gerakan Sosial: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2013.

Sukmana, Oman. Konsep dan Teori Gerakan Sosial. Malang: Intrans Publishing. 2016.

Sumber internet:

KH. Ahmad Rifai Melawan Kolonial dengan Menjauh.koransulindo.com

Tayub di Keraton Kasepuhan Cirebon..Etd. Repository.ugm.ac.id




DOI: 10.24235/tamaddun.v8i2.7322

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

Tamaddun indexed by:

This journal provides immediate pen access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Published by Department History and Islamic Culture, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da`wah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Editorial Office:

FUAD Building, 2st Floor, Department History and Islamic Culture, Faculty of Ushuluddin, Adab, dan Da`wah, IAIN Sheikh Nurjati Cirebon.  Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-481264, Fax. 0231-489926, Email: jurnaltamaddun@syekhnurjati.ac.id