EKSISTENSI SYAHADAT DAN SHALAWAT DALAM PRESPEKTIF TAREKAT ASY-SYAHADATAIN

Fakhruddin Fakhruddin(1*),


(1) STAI AL-AMIN INDRAMAYU
(*) Corresponding Author

Abstract


Setiap manusia yang mengaku dirinya sebagai seorang muslim tentu dimulai dengan pengakuan terhadap adanya Allah swt sebagai Tuhan dan Muhammad saw sebagai utusan Allah atau yang dikenal dengan istilah syahadat. Dalam jamaah tarekat asy-Syahadatain pun dikenal adanya syahadat sebagaimana syahadat yang ada pada tarekat-tarekat lainnya dalam Islam. Namun demikian, dalam jamaah tarekat asy-Syahadatain terdapat perbedaan dalam hal pembacaan shalawat terhadap nabi Muhammad saw. Perbedaan dimaksud adalah perbedaan dimana Shalawat yang dibaca As-Syahadatain versi pimpinan Abah Ahmad Yahya adalah: Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad. Menurut kelompok Abah Ahmad Yahya mengapa mereka dalam membaca shalawat kepada Nabi Muhammad hanya membaca Allahumma shalli ‘ala Muhammad, tanpa ditambahi dengan bacaan wa ‘ala ali sayyidina Muhammad, tiada lain karena mereka mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Abah Umar bin Ismail Yahya yang merupakan pendiri jama’ah As-Syahadatain dan guru mereka yang dikenal sebagai guru Syahadat bagi mereka.  Kelompok Abah Ahmad bin Isma’il dalam membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw dengan bacaan Allahumma shalli ‘ala Muhammad, dan ditambahi dengan bacaan wa ‘ala ali sayyidina Muhammad,

 

Kata Kunci: Syahadat, Shalawat, Tarekat, Tarekat Asy-Syahadatain


Full Text:

PDF

References


‘Alaudin an-Naqsyabandy. Ma Huwa at-Tasawwuf wa Ma hiya at-Tariqah an-Naqsyabandiyyah. T.tp: tp., tt.

A.R. Idhamkholid. Tarekat Asyahadatain. Tipologi dan Polarisasinya. Cirebon : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Lp2m) Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah (Fuad) Tahun 2016

Aboebakar Atjeh, Pengantar Ilmu Tarekat: Uraian-uraian tetang Mistik. Solo: Ramadhani, 1990.

Ahmad Zahro. Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masa’il 1926-1999. Yogyakarta : LKIS. 2004.

Annemarie Schimmel, Dimensi Mistik Dalam Islam, Terjemahan oleh Supardi Djoko Damono dkk. Dari Mystical Dimension of Islam. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1986.

Azyumardi Azra. Rekonstruksi Dan Renungan Religius Islam. Jakarta : Paramadina. 1996.

Cecep Alba,. Cahaya Tasawuf. Bandung : CV. Wahana Karya Grafika. 2009.

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam. Ensiklopedi Islam 5. Jakarta: Ikhtiar Baru. 1997. H.A Mustofa. Akhlak Tasawuf. Bandung : Penerbit CV. Pustaka Setia. 1997.

H.A. Ismail bin Umar., Tt:

H.A. Rivay Siregar, Tasawuf : Dari sufisme klasik Ke Neo –Sufistik. 1999

Hamka "Al-Husein bin Ali ra Pahlawan Besar dalam kehidupan Islam pada zamannya.)

Harun Nasution, "Perkembangan Ilmu Tasawur di Dunia Islam", dalam Orientasi Pengemhangan Ilmu Tasawuf: Proyek pemhinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama Islam/IAIN di Jakarta, (Depag RI, 1986)

Harun Nasution, Falsafah dan Mistisisme dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1986.

Jamil Shaliba, Al-Mu'jam al-Falsafi, Juz II, Beirut: Dar al-Kitab, 1979.

K.H. Abdullah bin Nuh. 1987

Louis Ma’luf. Al-Munjid Fi Al-Lughah Wa Al-’Alam. Beirut : dar Al-Masyrik. 1975.

Mahmud Syarqawiyah. Tt

Rosihon Anwar dan Mukhar Solihin, Ilmu Tasawuf, (Bandung: Pustaka Setia, 2000.

Said Aqil Siraj. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial. Mengedepankan Islam Sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi. Bandung : Mizan. 2006.

Shihabuddin Suhrowardi. Bidayatussâlikin (Belajar Ma’rifat Kepada Allah). Ciamis : Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya. 1 1971.

Trimingham J. Spencer, The Sufi Orders in Islam. London: Ox¬ford University Press.1973.

Uraian Singkat Sejarah Dan perkembangan As-Syahadatain. Tp., t.th., t.tp .




DOI: 10.24235/jy.v4i2.3547

Article Metrics

Abstract view : 414 times
PDF - 362 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Yaqzhan indexed by :