REKONSTRUKSI STUDI ISLAM DI MASA KONTEMPORER

Bani Syarif Maula(1*),


(1) Institut Agama Islam Negeri Purwokerto
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Studi agama, kususnya Islam, selalu memunculkan persoalan objektivitas antara peneliti dan objek yang dikaji sekaligus terhadap pihak lain, di mana masalah objektif atau subjektifnya suatu penelitian sangat bergantung terhadap pendekatan sekaligus metodologinya. Studi Islam bukan saja menyangkut persoalan fenomenologi, terutama jika dikaitkan dengan studi Islam di masa modern (kontemporer) sekarang ini. Studi Islam selalu dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan, sehingga pendekatan apapun yang digunakan untuk melakukan studi Islam, tidak dapat mendorong seseorang untuk cenderung mengukuhkan dan melahirkan truth claim terhadap pendekatannya dan menafikan yang lainnya. Selain itu, paradigma baru yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu sosial, perlu mendapat tempat agar dapat menawarkan pandangan baru dalam mengkaji agama yang lebih terbuka dan berpandangan ke depan dengan mengakomodasi nilai-nilai universal.

Kata Kunci: Rekonstruksi, Studi Islam, Studi Agama, Kontemporer, Modern


Keywords


Rekonstruksi, Studi Islam, Studi Agama, Kontemporer, Modern

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. A. (2001). Kata Pengantar, dalam Richard C. Martin (Ed), Kajian Islam dalam Studi Agama: Terjemahan. Zakiyuddin Baidhawy. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Abdullah, M. A. (2003). New Horizon of Islamic Studies through Socio-Cultural Hermeneutics, Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, Vol. 41, No. 1, 2003: 1-24.

Abdullah, M. A. (2008). Pengantar, dalam Jasser Auda, Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah, terj. Rosidin dan ‘Ali ‘Abd el-Mun’im. Bandung: Mizan.

Abdullah, M. A. (2012). Bangunan Baru Epistemologi Keilmuan Studi Islam dalam Merespon Globalisasi, Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, Vol. 46, No. 2, Juli-Desember 2012: 315-368.

Abdullah, M. A. (2017). Islamic Studies in Higher Education in Indonesia, Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, Vol. 55, No. 2, 2017: 391-426.

Abdullah, M. A. (2014). Religion, Science and Culture: An Integrated, Interconnected Paradigm of Science, Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, Vol. 52, No. 1, 2014: 175-203.

Dahlan, M. (2016). Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Legislasi Hukum Islam di Indonesia, Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 10, No. 2, 2016: 217-234.

Ferber, M. P. (2006). Critical Realism and Religion: Objectivity and the Insider/Outsider Problem, Annals of the Association of American Geographers, Vol. 96, No. 1, Maret 2006: 176-181.

Hasan, N. (2009). Ambivalent Doctrines and Conflicts in the Salafi Movement in Indonesia, dalam Roel Meijer (ed.), Global Salafism: Islam’s New Religious Movements. London: Hurst & Company.

Knott, K. (2005). Insider/Outsider Perspectives, dalam John R. Hinnells (ed.), The Routledge Companion to the Study of Religion. New York: Routledge.

Maula, B. S. (2017). Islam dan Modernitas: Pandangan Muslim terhadap Perkembangan Sosial, Politik dan Sains, Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, Vol. 5, No. 2, 2017: 331-354.

Meijer, R. (2009). Global Salafism: Islam’s New Religious Movements. London: Hurst & Company.

Mighfar, S. (2012). Studi Agama Perspektif Insider-Outsider, Jurnal Lisan al-Hal, Vol. 4, No. 2, Desember 2012: 303-329.

Muzammil, I. (2013). Global Salafisme antara Gerakan dan Kekerasan. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 3, No. 1, Juni 2013: 211-234.

Rauf, M. A. (2001). Outsiders’ Interpretation of Islam dalam Richard C. Martin (ed.) Approaches to Islam in Religious Studies. Oxford: Oneworld Publications, 2001.

Rofi’i, A. (2015). Globalisasi HAM dan Hukum Keluarga Islam di Malaysia. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 9, No. 2, 2015: 303-318.

Ryba, T. (2006). Phenomenology of Religion, dalam Robert A. Segal, The Blackwell Companion to the Study of Religion. USA: Blackwell Publishing.

Saleh, S. Z. (2010). Perspektif Insider-Outsider dalam Studi Agama: Membaca Gagasan Kim Knott”. Jurnal Tsaqafah, Vol. 6, No. 2, Oktober 2010: 271-290.

Segal, R. A. (2006). Introduction, dalam Robert A. Segal, The Blackwell Companion to the Study of Religion. USA: Blackwell Publishing.

(2006). The Blackwell Companion to the Study of Religion. USA: Blackwell Publishing.

Smith, W. C. (1959). Comparative Religion: Whither and Why?, dalam Mircea Eliade and J. M. Kitagawa (eds.), The History of Religions: Essays in Methodology. Chicago: The University of Chicago.

Wagemakers, J. (2009). The Transformation of a Radical Concept: al-wala’ wa-l-bara’ in the Ideology of Abu Muhammad al-Maqdisi, dalam Roel Meijer (ed.), Global Salafism: Islam’s New Religious Movements. London: Hurst & Company.




DOI: 10.24235/jy.v5i1.4515

Article Metrics

Abstract view : 58 times
PDF - 30 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Indexed By : 

              

           



Editorial Office:

FUAD Building, 2nd Floor, Department of Aqeedah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin, Adab and Dakwah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-489926 email: yaqzhanjurnal@gmail.com

Creative Commons License

Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License