PENGARUH ISLAM TERHADAP MAKNA SIMBOLIK BUDAYA KERATON-KERATON CIREBON

Ahmad Yani(1*),


(1) IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
(*) Corresponding Author

Abstract


Akulturasi merupakan sebuah hal yang niscaya di tengah kemajemukan
masyarakat dan budaya yang ada di sekitar kita, akulturasi juga
merupakan aset budaya yang harus dijaga karena di dalamnya terkandung
banyak warisan nilai-nilai luhur dari proses penciptaan budaya itu sendiri.
Namun akulturasi hanya akan menjadi saksi bisu saja, manakala tidak
ada yang peduli menjaga dan melestarikannya. Oleh karena itu penulis
mencoba menyajikan sebuah potret rangkaian panjang dari sebuah hasil
akulturasi budaya besar Cirebon melalui penelitian tentang pengaruh
Islam terhadap makna simbolik budaya Keraton-keraton Cirebon.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif
dengan pendekatan fenomenologis, artinya obyek penelitian tidak hanya
didekati pada hal-hal yang empirik saja, tetapi juga mencakup fenomena
yang tidak menyimpang dari persepsi, pemikiran, kemauan, dan keyakinan
subyek tentang sesuatu diluar subyek, ada sesuatu yang transendent
disamping yang aposteriotik.Untuk menganalisis teks dan kode visual
yang akan diteliti, metode semiotik bersifat kualitatif-intepretatif. Dalam
metode kualitatif ini pun ditekankan pada pendekatan induksi, atau
pendekatan yang mengambil kesimpulan dari fragmen-fragmen unsur
untuk membentuk sebuah kesimpulan. Dari contoh-contoh yang ada akan
disimpulkan menjadi sebuah asumsi baru yang menjelaskan fenomenafenomena
yang ada.
Hasilnya tidak berlebihan jika ada anggapan yang mengatakan bahwa
:Cirebon is a big secret, apabila dilihat dengan produk budaya yang
dihasilkan. Sunan Gunung Jati merupakan seorang yang sangat penting
dalam penyebaran Islam di Jawa Barat khususnya di Cirebon dan
sekitarnya, Sunan Gunung Jati memiliki pengaruh yang sangat besar bagi
perkembangan Islam di tanah Cirebon, ajaran-ajaran yang beliau lakukan
merupakan perpaduan indah dari akulturasi budaya, yakni dengan
memadukan pengetahuan lokal local knowledge dengan ajaran Islam
yang ia sebarkan, misalnya dengan kesenian-kesenian, seperti wayang,
tari topeng, lukiasan-lukisan, dan ritual lainnya. Pola ”islamisasi” demikian
dirasakan sangat efektif dalam perkembangan Islam di tanah Cirebon
dan sekitarnya, ini di buktikan dengan berdirinnya keraton-keraton
di Cirebon (Kesepuhan, Kanoman, Kacirebonan, Keraton Keprabonan
[Peguron]) dengan berbagai simbol budayanya yang masih terjaga dan
dilestarikan.


Full Text:

PDF

References


Abdullah, Irwan. 2002. Sumber, Makna dan Pandangan Hidup

Jawa : Analisis Gunungan Pada Upacara Garebeg.Yogyakarta. Balai

Kajian Sejarah.

Ali, Abdullah. 2001. Muludan Tradisi Bemakna. Cirebon.

Percetakan Lestari.

Adeng, dkk. 1998. Kota Dagang Cirebon Sebagai Bandar Jalur

Sutera. CV. Eka Darma. Jakarta.

AG. Muhaimin. 2001. Islam dalam bingkai budaya local potret dari

Cirebon. Jakarta. Logos.

Atja. 1986. Carita Purwaka Caruban Nagari. Karya Sastra sebagai

Sumber Pengetahuan Sejarah. Proyek Pengembangan Permuseuman

Jawa Barat.

Dahuri, Rokhmin. Budaya bahari sebuah apresiasi di Cirebon.

Jakarta. Percetakan Negara RI. 2001

De sassure, Ferdinand. 1988. Course in general Linguistic.

Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada Press.

Geertz, Clifford. 1973. The Intepretation of Cultures. New York.

Basic Book.

J. Moeloeng, Lexy. 2001. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung.

Rosdakarya.

Korntjaraningrat. 2001. Pengantar Antropologi. Bandung.

Rosdakarya.

Natadiningrat, Arief PRA. 2004. Menyelami Kesenian Cirebon.

Piliran Rakyat. Bandung.

Marwoto, Irawati. 2003. Disertasi : Seni Dekoratif Bangunan di

Pantai Utara Jawa pada Abad ke-15-17 : Suatu Penanda Ke-Islaman.

Jakarta : Universitas Indonesia.

Sutopo, Haribertus. 1998. Pengantar Penelitian Kualitatif: Dasardasar

teoritis dan praktis. Puslit UNS.

Turner, Victor, W. 1967. “Symbols in Ndembu Ritual”. The forest of

symbol: aspect of Ndembu Ritual. Ithaca : Cornell University Press.

Yani, Ahmad. 2007. Pandjang Jimat, Adaptasi Kultur dan Islam.

Laporan Hasil Penelitian. P3M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Yusuf, Mohamad. 2005. Ritual and Power: A Case Study of Muluan

Rritual in the Kanoman Sultante, Thesis. Yogyakarta. Universitas

Gadjah Mada Press.




DOI: 10.24235/holistik.v12i1.82

Article Metrics

Abstract view : 605 times
PDF - 1191 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


30

 

30

30