KONTRIBUSI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER

Sodiq Anshori(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

 

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah program pendidikan yang memiliki bahan pendidikan dari berbagai disiplin ilmu sosial dan  humanity (ilmu pendidikan dan sejarah) yang diorganisir dan disajikan secara ilmiah dan psikologis untuk tujuan pendidikan yang berlandaskan Pancasila dan Kebudayaan Indonesia. IPS juga dapat dikatakan sebagai suatu fusi atau perpaduan dari sejumlah mata pelajaran sosial sehingga dalam mata pelajaran IPS tersebut menggunakan bagian-bagian tertentu dari ilmu-ilmu sosial. Pada prinsipnya pendidikan IPS di sekolah dasar tidak mengajarkan ilmu-ilmu sosial sebagai disiplin ilmu, melainkan konsep-konsep esensi ilmu-ilmu social untuk membentuk siswa menjadi warga negara yang baik (good citizen). Karena itu sebagai upaya dalam pembentukan karakter, maka perlu adanya kesesuaian dengan budaya bangsa ini. Pelaksanannya tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar , tetapi dapat diadakan serangkaian kegiatan pengembangan diri yang dilakukan luar sekolah. Pembiasaan-pembiasan (habituasi) dalam kehidupan, seperti: religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai, tanggung-jawab, kerjasama, adil dan peduli, perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuh kembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa.

 

Kata kunci: Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Karakter


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Agustian, Ary Ginanjar. 2007. Membangun Sumber Daya Manusia dengan Kesinergisan antara Kecerdasan Spiritual, Emosional, dan Intelektual. Pidato Ilmiah Penganugerahan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa di Bidang Pendidikan Karakter, UNY.

Darmadi, Hamid. 2007. Konsep Dasar Pendidikan Moral. Bandung: Alfabeta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Model Silabus Mata Pelajaran SD/ MI. Jakarta: Cipta Jaya.

Depdiknas. 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, Tentang : Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Dewantara, Ki Hajar. 1977. Bagian I Pendidikan Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Didih S., Wawan S. 2009. Nilai dan Sikap serta Ketrampilan Intelektual/Kemampuan Analisis, Personal dan Sosial dalam Kurikulum IPS SD 2006 Kelas 3 dan 4. Jakarta: Universitas terbuka.

Djahiri, A.K. 1983. Pengajaran Studi Sosial/ IPS (Dasar-dasar, Pengertian Metodologi, Model Belajar-Mengajr IPS. Bandung: LPPIPS, FKIP, IKIP Bandung.

_________ 1996. Menelusuri Dunia Afektif Pendidikan Nilai dan Moral. Bandung: Laboratorium PMP IKIP Bandung.

Djalil, Sofyan A. dan Megawangi, Ratna. 2006. Peningkatan Mutu Pendidikan di Aceh melalui Implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter. Makalah Orasi Ilmiah pada Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis ke 45 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, 2 September 2006.

Fitri, Agus Zaenul. 2012. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogjakarta: Penerbit Ar-ruzz media.

Lickona, Thomas. 1992. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

NCSS. 1994. Curriculum Standards for Sosial Studies. Washington D,C,: National Council for the Social Studies.

Numan Sumantri, M. 2001. Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Salahudin, Anas. 2013. Pendidikan Karakter Pendidikan Berbasis Agama dan Budaya Bangsa. Bandung: Pustaka Setia.




DOI: 10.24235/edueksos.v3i2.363

Article Metrics

Abstract view : 1428 times
PDF - 4080 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 


<