Internalization of Riau Malay Culture in Developing the Morals of Madrasah Ibtidaiyah Students

Syahraini Tambak(1*), Siti Humairoh(2), Muhammad Ali Noer(3), Mawardi Ahmad(4),


(1) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(2) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(3) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(4) Universitas Islam Riau, Pekanbaru
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract

This study aims to describe the internalization of Malay culture in developing the morals of madrasah ibtidaiyah students through the role of the teacher. This type of research is a case study, with interviews and observations used as data collection techniques. Researchers conducted interviews with teachers and principals of madrasah, as well as observing the learning process and madrasah activities for one year. Data were analyzed by reducing the results found, making presentations, and attracting new meanings based on the data found. The results of this study showed that the internalization of Riau Malay culture in developing the morals of students was done through giving advice; giving motivation; giving warning; providing understanding; giving example; communicating with parents; protecting and looking after students; giving training; providing assistance; approaching; controlling; inviting; using learning methods; imposing sanctions; and giving reward. This study concludes that the moral development of madrasah ibtidaiyah students can be done by internalizing Riau Malay culture in the learning process both at school and at home.

Keywords: Malay culture, morals, madrasah students, learning process.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi budaya melayu dalam mengembangkan moral siswa madrasah ibtidaiyah melalui peran guru. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan wawancara dan observasi dijadikan sebagai teknik pengumpulan data.  Peneliti melakukan wawancara kepada guru dan kepala madrasah, serta melakukan observasi proses pembelajaran dan kegiatan madrasah selama satu tahun. Data dianalisis dengan melakukan reduksi terhadap hasil yang ditemukan, melakukan penyajian, dan menarik makna baru berdasarkan data yang ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi budaya Melayu Riau dalam membentuk moral (akhlak) siswa yaitu dengan memberikan nasihat; memotivasi; memberikan teguran; memahamkan; teladan; berkomunikasi dengan orang tua; mengayomi dan menjaga peserta didik; memberikan latihan; memberikan bantuan; melakukan pendekatan; mengontrol; mengajak; menggunakan metode pembelajaran; memberikan sanksi; dan memberikan reward. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengeembangan moral siswa madrasah ibtidaiyah dapat dilakukan dengan menginternalisasikan budaya Melayu Riau dalam proses pembelajaran, baik di sekolah maupun di rumah.

Kata kunci: budaya melayu, akhlak, siswa madrasah, proses pembelajaran.


Full Text:

PDF

References


Afandi, S. A. & Pribadi, U. (2019). The Capability of the Riau Malay Customary Institution (LAM) in Realizing the Riau 2020 Vision. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 32(2), 196-208.

Ahmadi, R. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Aryani, S.A. (2017). Healthy-minded religious phenomenon in shalawatan: a study on the three majelis shalawat in Java. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 7(1), 1-30. https://doi.org/10.18326/ijims.v7i1.1-30.

Bafadhol, I. (2017). Sanksi dan Penghargaan dalam Pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 4(8), 15-32

Bakti, C. P. & Safitri, N. E. (2017). Peran Bimbingan dan Konseling dalam Pengembangan Karakter Anak. Jurnal Konseling Gusjigang, 3(1), 67-72.

Bruya, B. & Ardelt, M. (2018). Wisdom can be taught: A proof-of-concept study for fostering wisdom in the classroom. Learning and Instruction, 58(1), 106-114. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2018.05.001.

Effendy, T. (2006). Tunjuk Ajar Melayu (Butir-Butir Budaya Melayu Riau). Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya melayu.

Engelen, B. Thomas, A. Archer, A. & Ven, N. V. d. (2018). Exemplars and nudges: Combining two strategies for moral education. Journal of Moral Education, 47(3), 98-112. https://doi.org/10.1080/03057240.2017.1396966.

Essler, S. & Paulus, M. (2020). When do caregivers begin to view their child as a moral agent? Comparing moral and non-moral reactions to young children’s moral transgressions. Journal of Moral Education, 49(1), 56-72. https://doi.org/10.1080/03057240.2020.1722622.

Fauyan, M. (2019). Developing Interactive Multimedia through Ispring on Indonesian Learningwith the Insight Islamic Values in Madrasah Ibtidaiyah. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 6(2), 177-190.

Fitriyaningsih, K. & Bakhri, S. (2018). Kontrol Sosial dalam Pembinaan Karakter Religius Peserta Didik Muslim di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal. Jurnal Sosiologi Reflektif, 12(1), 87-96.

Habibah, S. (2015). Akhlak dan Etika dalam Islam. Jurnal Pesona Dasar, 1(4), 456-471.

Han, H. (2017). Neural correlates of moral sensitivity and moral judgment associated with brain circuitries of selfhood: A meta-analysis. Journal of Moral Education, 46(2), 276-289.

Jamil, T. I. (2018). Pendidikan Budaya Melayu Riau Buku Sumber Pegangan Guru. Pekanbaru: Lembaga Adat Melayu Riau.

Johari, A. & Zahid, I. (2016). Manifestasi Kesantunan Melayu dalam Ujaran Memberi dan Meminta Nasihat. Gema Online: Journal of Language Studies, 16(2), 298-306.

Kamaluddin, K. (2017). Pesan Dakwah. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(2), 37-58.

Kurniawan, A. (2019). Optimization of Humanistic Education in the Integrated Islamic Primary School. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 6(1), 37-48.

Lavin, J. G. & Prinz, J. (2019). Parole and the moral self: Moral change mitigates responsibility. Journal of Moral Education, 48(1), 32-46.

Maros, M. (2016). Strategi Kesantunan Melayu dalam Membuat Teguran. Jurnal Elektronik Jabatan Bahasa & Kebudayaan Melayu, 3 (1), 7-20.

Misdar, M. (2017). Keteladanan Guru dalam Pembelajaran (Suatu Tinjauan Teoritis). At-Ta'lim: Media Informasi Pendidikan Islam, 15(1), 1-16.

Munazir, R. Yusuf, Z. Mujiburrahman, M. & Nur, M. (2017). Menjaga Kelestarian Lingkungan Maritim Pesisir yang Berkelanjutan di Kabupaten Pidie dengan Pendekatan Adat Laot. Jurnal Humaniora: Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum, 1(2), 71-78.

Mustopa, M. (2014). Akhlak Mulia dalam Pandangan Masyarakat. Nadwa, 8(2), 261-281.

Pamungkas, M. I. (2014). Akhlak Muslim: Membangun Karakter Generasi Muda. Jurnal Pendidikan UNIGA, 8(1), 38-53.

Parmini, N. P. (2015). Eksistensi Cerita Rakyat Dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasardi Ubud. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 5(2), 275-289.

Prastowo, A. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Rahardjo, M. (2017). Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. Bandung: Alifa.

Rahmah,S. T. (2016). Peran Keluarga Dalam Pendidikan Akhlak, Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 4(2), 174-192.

Ritongga, M. J.(2018). Setrategi Guru PAI Dalam Mengembangkan Akhlaq Peserta Didik di SMPN 06 Siak Hulu Kabupaten Kampar. Pekanbaru: Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau.

Rozin, M. S. & Fatmawati, F. (2018). Manajemen Dakwah Program Kisah Menawan Sang Teladan di Radio Rodja 75, 6 AM Bogor. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 10(1), 132-149.

Saifudin, A. (2018). Keterampilan Dasar Utama Guru dalam Pengajaran. Intizam, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 39-47.

Satori, D. & Komariah, A. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alvabeta.

Sugrue, E. P. (2019). Moral Injury Among Professionals in K–12 Education. American Educational Research Journal, 57(1),43-68.

Susan, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 952-962.

Tambak, S. & Sukenti, D. (2018). Implementasi Budaya Melayu dalam Kurikulum Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Riau. Miqot: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 41(2), 234-257.

Tambak, S. & Sukenti, D. (2019). Strengthening Linguistic and Emotional Intelligence of Madrasah Teachers in Developing the Question and Answer Methods. Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 43(1), 111-129.

Tambak, S. & Sukenti, D. (2020). Strengthening Islamic Behavior and Islamic Psychosocial in Developing Professional Madrasah Teachers. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 39(1), 65-78.

Taqwa, T. (2016). Pendekatan Manajemen Peserta Didik. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 48-55.

Thamrin, H. (2014). Revitalisasi Kearifan Lokal Melayu dalam Menjaga Harmonisasi Lingkungan Hidup. Toleransi, 6(1), 90-106.

Tuah, A. H. M. Stapa, Z. & Munawar, A. (2012). Memperkasakan Jati Diri Melayu-Muslim Menerusi Pendidikan Islam dalam Pengajaran Akhlak (Strengthening Malay-Muslim Identity through Islamic Education and Akhlak Teaching). Jurnal Hadhari: An International Journal, 7(1), 23-35.

Tunggak, B. & Salamon, H. (2011). Mengembalikan Kegemilangan Tamadun Melayu-Islam Menerusi Pemupukan Budaya Niaga Berteraskan Akhlak. Sari, 29(2), 123-147.

Wibowo, S. A., Ramli, A. H., & Nukman, I. (2016). Pengaruh Kohesivitas Kelompok Dan Ewuh Pakewuh terhadap Pemberian Teguran Atasan kepada Bawahan. Psikoislamika: Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 13(1), 19-28.

Yenrizal, Y., Aprianti, R., & Hurin'in, Z. (2018). Komunikasi Profetik dalam Mengajak Santri Non Mukim Menghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan). Jurnal Studi Sosial dan Politik, 2(2), 109-121.

Zaitun, Z. (2018, December). Penguatan Karakter Bangsa Melalui Nilai-Nilai Akhlak Gurindam Dua Belas (G12). Prosiding Sepeda (Seminar Pendidikan Dasar) PGSD FKIP Unpas, 1(1), 328-344.

Zamzami, M. R. (2018). Penerapan Reward and Punishment dalam Teori Belajar Behaviorisme. Journal Ta'limuna, 4(1), 1-20.




DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i1.5954

Article Metrics

Abstract view : 15 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




AL IBTIDA Journal Indexed By:

        

 

  

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

 

Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Published by Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, IAIN Syekh Nurjati Cirebon In Collaboration with Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD PGMI) Indonesia.

Editorial Office:

K Building, 1st Floor, Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.  Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-481264, Fax. 0231-489926, Email: alibtida@syekhnurjati.ac.id