Pendidikan Seksual Komprehensif di Era Digital: Analisis Terhadap Tren Perilaku Seksual Remaja

Naila Farah(1), Masriah Masriah(2), M Rizqi Alfarel(3*),


(1) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(2) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(3) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK: Di tengah masifnya penggunaan media sosial yang disalahgunakan, kebijakan terkait Pendidikan seksual di Indonesia masih gamang. Fenomena alter atau digital prostitution yang merambah membuat remaja Indonesia sangat rentan mengalami apa yang disebut sebagai Non Consensual Intimate Image dan kekerasan gender berbasis online lainya. Data Goodstat menunjukan Indonesia memiliki potensi generasi sebaganyak 88 – 110 juta jiwa dengan usia muda. Sedangkan data lainya menunjukan bahwa lebih dari 60 persen remaja mengakses pornografi dan dating online sebagai aktivitas seksual. Maka, untuk menjaga potensi generasi tersebut, diperlukan Pendidikan seksual yang adaptif di era digital untuk membekali mereka dan mencegahnya dari paparan seksual. Metode yang digunakan Adalah studi kepustakaan dan pengamatan sosial, hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Pendidikan seksual yang adaptif dan terbuka sudah diterapkan di banyak negara Asia Tenggara seperti Thailand. Maka dari itu penting untuk membandingkan dan mereorientasikan apa yang sudah dicontohkan. 

 

ABSTRACT: In the midst of the massive misuse of social media, policies related to sexual education in Indonesia are still unclear. The phenomenon of alter or digital prostitution that pervasively makes Indonesian teenagers very vulnerable to experiencing what is called Non Consensual Intimate Image and other online-based gender violence. Goodstat data shows that Indonesia has a generation potential of 88-110 million people with a young age. Meanwhile, other data shows that more than 60 percent of teenagers access pornography and online dating as sexual activities. So, to maintain the potential of this generation, an adaptive sexual education is needed to equip them and prevent them from sexual exposure. The method used is a literature study and social observation, the results of the study show that the application of adaptive and educated sexual education has been applied in many Southeast Asian countries such as Thailand. Therefore, it is important to compare and reorient what has been exemplified. 


Keywords


Paradigma; Edukasi; Seksual; Adaptif; Komprehensif.

Full Text:

PDF

References


Abdul H., Ikhsan. “Cegah PMS dan Kehamilan Dini, Remaja Thailand Diberi Kondom dan Pil KB Gratis.” Kompas.tv, diakses 20 Januari 2025. https://www.kompas.tv/internasional/256252/cegah-pms-dan-kehamilan-dini-remaja-thailand-diberi-kondom-dan-pil-kb-gratis.

Akbar, Fauzan Aufa. Twitter dan Proses Pencarian Partner ‘Enak-Enak’ (Studi Etnografi terhadap Akun Twitter @FWBESS dan @AlterianBase). Tanpa tahun.

Antara News. “BRIN: 13,9 Persen Remaja Pakai Aplikasi Kencan Guna Cari ‘Sex Partner.’” 25 Juli 2024. https://www.antaranews.com/berita/4215195/brin-139-persen-remaja-pakai-aplikasi-kencan-guna-cari-sex-partner.

Antara News. “Usia Hubungan Seks Pertama Makin Maju, Edukasi Jadi Penting.” Diakses 26 Agustus 2025. https://www.antaranews.com/berita/4117932/usia-hubungan-seks-pertama-makin-maju-edukasi-jadi-penting.

BKKBN. “Kegiatan Penyuluhan Cegah Kehamilan yang Tidak Diinginkan kepada PUS.” 14 Januari 2024. https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/51483/intervensi/727014/kegiatan-penyuluhan-cegah-kehamilan-yg-tidak-diinginkan-kepada-pus.

Charumilind, Sarun, dan Sachin Jain. Cases in Global Health Delivery. Tanpa tahun.

Daniello Rudolf Laukon, Lidya Fadila, Naylla Rachma Edhisty, Zahra Hasna Solihat, dan Siti Hamidah. “Prostitusi Daring: Antara Kemajuan Teknologi dan Dampak Sosial.” SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 3, no. 2 (Juni 2024): 153–58. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v3i2.3467.

Despian Nurhidayat. “Infeksi Seksual Kelompok Usia 15–19 Tahun Meningkat Signifikan Selama Tiga Tahun Terakhir.” Metro TV News, diakses 19 Agustus 2025. https://www.metrotvnews.com/read/b3JCpWZp-infeksi-seksual-kelompok-15-19-tahun-meningkat-signifikan-selama-3-tahun-terakhir.

Eko, Pradita. “Pentingnya Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini di Era Digital.” Universitas Jambi, 21 Juli 2022. https://www.unja.ac.id/pentingnya-pendidikan-seks-pada-anak-usia-dini-di-era-digital/.

Erma Yuliana Septi. “Hubungan Antara Pengetahuan Seksualitas dengan Sikap terhadap Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di Forum Anak (FAN) Kota Semarang.” Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam 5, no. 2 (2025).

Froyonion. “Fenomena ‘Ngalter’ Anak-Anak Twitter Zaman Sekarang.” Diakses 11 Januari 2025. https://www.froyonion.com/news/esensi/fenomena-ngalter-anak-anak-twitter-zaman-sekarang.

GoodStats Data. “Inilah Proporsi Penduduk Indonesia Berdasarkan Umur, Update Mei 2025.” Diakses 26 Agustus 2025. https://data.goodstats.id/statistic/inilah-proporsi-penduduk-indonesia-berdasarkan-umur-update-mei-2025-UHjKN.

Gusnita, Chazizah. Transformasi Prostitusi Online sebagai Pergeseran Globalisasi Teknologi Kejahatan. 2019.

Imaroh, Lailatul, dan Ana Fergina. Studi tentang Peserta Didik yang Kecanduan Pornografi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Pontianak. Tanpa tahun.

Indonesia Demographic and Health Survey 2017 [FR342]. Diakses 7 Januari 2026. https://dhsprogram.com/pubs/pdf/FR342/FR342.pdf.

Indraswari, Ratih, Bagoes Widjanarko, dan Riza Hayati Ifroh. “Exposure to Internet Pornography: A Cross-Sectional Study among Primary School-Aged Children in Java.” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia 8, no. 3 (Maret 2025): 141–50. https://doi.org/10.56338/mppki.v8i3.6946.

Kumparan. “5 Fakta Menarik Terkait Tren Kencan Online Selama Pandemi.” Diakses 11 Januari 2025. https://kumparan.com/kumparanwoman/5-fakta-menarik-terkait-tren-kencan-online-selama-pandemi-1uZLb8nMTSu.

Lambaza Channel. Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Kesehatan. YouTube video, 2024, 3:19. https://www.youtube.com/watch?v=fXD_PPbNqaU.

Lestari, Nissa Sari. “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Remaja di Cirebon.” 3, no. 1 (2015).

Mariani, Nina Nirmaya, dan Dian Fitriani Arsy. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Remaja di SMP Negeri 15 Kota Cirebon Tahun 2017.” Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan 5, no. 3 (November 2017): 443. https://doi.org/10.33366/cr.v5i3.711.

Mediawati, Ati Surya, Iyus Yosep, dan Ai Mardhiyah. “Life Skills and Sexual Risk Behaviors among Adolescents in Indonesia: A Cross-Sectional Survey.” Belitung Nursing Journal 8, no. 2 (April 2022): 132–38. https://doi.org/10.33546/bnj.1950.

WHO “Moving Ahead on Elimination of Sexually Transmitted Infections (STIs) in WHO South-East Asia Region – Progress and Challenges”. New Delhi: World Health Organization, Regional Office for South-East Asia, 2019.

Nazarudin L., Muhamad. “Thailand Akan Kurangi Kehamilan Remaja.” Diakses 20 Januari 2025. https://www.aa.com.tr/id/regional/thailand-akan-kurangi-kehamilan-remaja/1584626.

Populix. “63% Generasi Muda Merupakan Pengguna Aplikasi Kencan Online.” 31 Oktober 2024. https://info.populix.co/articles/generasi-muda-merupakan-pengguna-aplikasi-kencan-online/.

Ramli, Mauliadi, Ernawati S.K., dan Abdul Rahman. “Germo dan Prostitusi Online di Kota Watansoppeng.” Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha 4, no. 1 (Juni 2022): 54–60. https://doi.org/10.23887/jpsu.v4i1.49195.

Ratna Zakiyah, Yayi Suryo Prabandari, dan Atik Triratnawati. “Tabu, Hambatan Budaya Pendidikan Seksualitas Dini pada Anak di Kota Dumai.” Berita Kedokteran Masyarakat 32, no. 9 (2016).

Republika Online. “Gen Z Dinilai Rentan Jadi Korban Penyebaran Konten Intim di Dunia Maya.” 27 Juli 2024. https://republika.co.id/share/sh99h9425.

Rizkianti, Anissa, Iram Barida Maisya, Nunik Kusumawardani, Christine Linhart, dan Jerico Franciscus Pardosi. “Sexual Intercourse and Its Correlates Among School-Aged Adolescents in Indonesia.” Journal of Preventive Medicine and Public Health 53, no. 5 (September 2020): 323–31. https://doi.org/10.3961/jpmph.20.028.

Rojanapithayakorn, Wiwat. “The 100% Condom Use Programme in Asia.” Reproductive Health Matters 14, no. 28 (Januari 2006): 41–52. https://doi.org/10.1016/S0968-8080(06)28270-3.

Salim, Alvin, dan Evelyn Hemme Tambunan. “Sex Education for Adolescents: Indonesian Nurse Educators’ Experience as Parents.” Frontiers of Nursing 9, no. 3 (September 2022): 303–10. https://doi.org/10.2478/fon-2022-0039.

Situmorang, Dominikus David Biondi. “Implementation of Sex Education in Indonesia: A ‘Sine Qua Non’ in Taboo.” Buletin Psikologi 32, no. 1 (Juni 2024): 101. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.95836.

Suarasurabaya.net. “Lebih dari 60 Persen Anak Mengakses Konten Pornografi Melalui Media Online.” Diakses 17 Januari 2025. https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2021/lebih-dari-60-persen-anak-mengakses-konten-pornografi-melalui-media-online/.

UNFPA Indonesia. “Press Release – 121 Million Pregnancies Are Unintended: A Global Crisis.” Diakses 20 Agustus 2025. https://indonesia.unfpa.org/en/news/press-release-121-million-pregnancies-are-unintended%E2%80%94-global-crisis-says-new-unfpa-report.

Van Reeuwijk, Miranda, Amala Rahmah, dan Kristin Mmari. “Creating an Enabling Environment for a Comprehensive Sexuality Education Intervention in Indonesia.” Journal of Adolescent Health 73, no. 1 (Juli 2023): S15–20. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.07.016.

YamChhetri. “Most Visited Country in the World 2020–2024: Statistics.” WP Travel, 14 Januari 2025. https://wptravel.io/most-visited-countries-in-the-world/.

Zadri, Dwi Arini. “Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Regulasi Diri terhadap Perilaku Seksual Pranikah.” PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi 8, no. 2 (2020).




DOI: 10.24235/jy.v11i2.23728

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Indexed By:

                          

 

EDITORIAL OFFICE:

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Perjuangan Street of Sunyaragi, Cirebon City, West Java, Indonesia 45132 Phone. 0231-489926.

 

Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan is licensed under a Creative Commons 4.0 International License.