Analisis Angka Partisipasi Sekolah (APS) Rendah Pada Pendidikan Anak Usia Dini: Perspektif, Tantangan, Dan Solusi di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

Yoga Aditia Ragil(1*), Sriyanti Rahmatunnisa(2), Munifah Bafen(3),


(1) Universitas Muhammadiyah Jakarta
(2) Universitas Muhammadiyah Jakarta
(3) Universitas Muhammadiyah Jakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini menganalisis rendahnya APS PAUD dengan fokus kajian mencakup perspektif berbagai pemangku kepentingan, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan APS PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan evaluasi program CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya APS PAUD dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial-budaya, serta keterbatasan akses dan kualitas layanan PAUD. Selain itu, implementasi kebijakan pendidikan di tingkat daerah belum sepenuhnya optimal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PAUD. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup penguatan kebijakan afirmatif lintas sektoral sinergi antara pemerintah maupun swastas, penyusunan program strategi dan monitoring, serta sosialisasi dan kampanye kesadaran untuk memperluas akses dan mutu layanan PAUD di Kabupaten Kuningan.

Keywords


APS; PAUD; Kebijakan PAUD

Full Text:

PDF

References


Asmara, Y. R. I., & Sukadana, I. W. (2016). Mengapa Angka Putus Sekolah Masih Tinggi? (Studi Kasus Kabupaten Buleleng Bali). E-Journal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(12), 1347–1383. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eep/article/download/23557/16727/

Barnett, W. S., & Belfield, C. R. (2006). Early Childhood Development and Social Mobility in China. The Future of Children, 16(2), 73–98. https://doi.org/10.1177/20965311241240479

Duncan, G. J., Magnuson, K., Kalil, A., & Ziol-Guest, K. (2012). The Importance of Early Childhood Poverty. Social Indicators Research, 108(1), 87–98. https://doi.org/10.1007/s11205-011-9867-9

Hakim, A. (2020). Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah. Jurnal Pendidikan, 21(2), 122–132. https://doi.org/10.33830/jp.v21i2.907.2020

Indonesia, P. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. In Sekretaris Negara Republik Indonesia.

Keguruan, F., & Pendidikan, I. (2017). ISSN 1410 4695 Diterbitkan oleh. 10.

Kemendikbud. (2014). Permendikbud Nomor 137 tahun 2014 tentang Satndar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 6. https://doi.org/10.33578/jpsbe.v10i1.7699

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomer 18 Tahun 2018 tentang Penyediaan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini. Kemdikbud, 654, 1–9. www.peraturan.go.id

Lanawaang, J. J., & Mesra, R. (2023). Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Kelurahaan Tuutu Analisis Pasal 31 Ayat 1, 2, dan 3 UUD 1945. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(2), 1375–1381. https://doi.org/10.58258/jime.v9i2.5103

Mendikbud. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No. 47 Tahun 2023 Tentang Standar pengelolaan Pendidikan. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 1–16. https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/siperpu/dokumen/salinan/salinan_20230810_163641_2023pmkemdikbud47.pdf

Nores, M., & Barnett, W. S. (2010). Benefits of early childhood interventions across the world: (Under) Investing in the very young. Economics of Education Review, 29(2), 271–282. https://doi.org/10.1016/j.econedurev.2009.09.001

Sa’diyah, H. A. (2023). Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebagai Upaya Peningkatan Profesional Guru. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(1), 1–12.

Saepuloh, D., & Suherman, A. (2019). Analisis Penyebab Angka Putus Sekolah Dan Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Di Kota Tangerang. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 18(2), 98–111. https://doi.org/10.33592/pelita.v18i2.45

Saleh, S. (2017). Penerbit Pustaka Ramadhan, Bandung. Analisis Data Kualitatif, 1, 180. https://core.ac.uk/download/pdf/228075212.pdf

Sofradzija, H., Sehic, S., Alibegovic, A., Bakic, S., & Camo, M. (2021). Education as a Process and Result. International Journal of Contemporary Education, 4(1), 56. https://doi.org/10.11114/ijce.v4i1.5190

Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. S. (2014). Evaluation Theory, Models, & Applications (Second). Library of Congress Cataloging-in-Publication Data.

Suharti. (2018). Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pembelajaran ( Studi pada PAUD Negeri Pembina Curup dan PAUD Pertiwi Kabupaten Rejang Lebong ) Suharti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Pendahuluan Anak usi. TADBIR : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 2(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29240/jsmp.v2i1.397

Thair, M., & Treagust, D. F. (2003). A brief history of a science teacher professional development initiative in Indonesia and the implications for centralised teacher development. International Journal of Educational Development, 23(2), 201–213. https://doi.org/10.1016/S0738-0593(02)00014-7

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. (2002). Pasal 31 Ayat 1. Jakarta, 4(1), 1–12.

Wassahua, S. (2016). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Di Kampung Wara Negeri Hative Kecil Kota Ambon. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 204–224. https://doi.org/10.33477/alt.v1i2.199




DOI: 10.24235/awlady.v11i2.19686

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.