KETIKA JIHAD MENJADI NARASI SINEMATIK: DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERSEPSI ISLAM DALAM FILM MOSUL (2019)

Muhammad Hilmy Abdillah(1*), Mohammad Izdiyan Muttaqin(2), Andi Faisal Bakti(3),


(1) Program Studi Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam Peminatan Kajian Islam, Universitas Indonesia
(2) Universitas Indonesia
(3) Universitas Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam pemaknaan konsep-konsep keagamaan seperti jihad, dengan media global seperti film Mosul (2019) sering kali menyederhanakan dan mereduksi maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana film Mosul mempengaruhi persepsi publik tentang jihad dan memberikan wawasan tentang cara mengatasi distorsi makna jihad di era globalisasi. Penelitian ini berpendapat bahwa media global berkontribusi pada distorsi makna jihad melalui pemaknaan yang simplistik dan dramatis. Menggunakan teori “cultural imperialism”, “rigging the free market”, dan “current debates”, penelitian ini menganalisis dampak media terhadap persepsi publik. Metodologi yang digunakan adalah analisis wacana dengan pendekatan media, mencakup analisis isi dan wawancara. Analisis menunjukkan bahwa film ini memperkuat stereotip negatif tentang jihad, dan penting untuk meningkatkan literasi media agar publik dapat memahami representasi ini secara lebih kritis dan seimbang. Sebagai kesimpulan, globalisasi memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap diskursus makna jihad, terutama melalui representasi media seperti film Mosul (2019). Refleksi dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi publik tentang jihad cenderung dipengaruhi oleh narasi global yang sering kali tidak akurat. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya peningkatan literasi media dan kesadaran kritis dalam mengkonsumsi informasi dari media global. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan analitis dalam menilai media secara kritis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi makna jihad dalam berbagai bentuk media lain dan mengembangkan strategi edukasi yang efektif untuk mengatasi distorsi makna jihad. Dengan demikian, diharapkan pemahaman publik tentang jihad dapat lebih akurat dan seimbang.


Keywords


Globalisasi; Jihad; Bias Media; Cultural Imperialism; Literasi Media; Stereotip.

Full Text:

PDF

References


Adeni, A., & Bakti, A. F. (2020). Reconceptualising the Elements of Islamic Propagation: Religious Response and Adaptation to New Media. Jurnal Komunikasi Islam, 10(2), 198-216.

Bakti, A. F. (2003). Communication and Dakwah: Religious Learning Groups and Their Role in the Protection of Islamic Human Security and Rights for Indonesian Civil Society. In Comparative Education, Terrorism and Human Security: From Critical Pedagogy to Peace Building? (pp. 109-125). New York: Palgrave Macmillan US.

Bakti, A. F. (2005). Islam and modernity: Nurcholish Madjid's interpretation of civil society, pluralism, secularization, and democracy. Asian Journal of Social Science, 33(3), 486-505.

Bakti, A. F. (2013). Multiculturalism in Indonesia: A Communication Perspective. REFLEXIONS SUR, 125.

Bakti, A. F. (2014). Globalisasi: Dakwah Cerdas Era Globalisasi Antara Tantangan Dan Harapan. Lihat: http://www. andifaisalbakti. net/MakalahDAKWAH-at-UNJ. pdf. Di akses pada tanggal, 6.

Bakti, A. F. (2024, April). The Influence of Da’wa Messages to Audiences in Active Reception Theory Perspective. In International Moving Image Cultures Conference (IMOVICCON 2023) (pp. 192-207). Atlantis Press.

Bakti, A. F., & Lecomte, I. (2015). Integrasi Dakwah dalam Jurnalisme: Jurnalisme Damai.

Bakti, A. F., & Lecomte, I. (2015). The Integration of Dakwah in Journalism: Peace Journalism. Jurnal Komunikasi Islam, 5(1), 185-203.

Bakti, A. F., & Meidasari, V. E. (2014). Trendsetter komunikasi di era digital: tantangan dan peluang pendidikan komunikasi dan penyiaran Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 4(1), 20-44.

Batubara, S. A. (2021). Nilai Pendidikan Toleransi Dalam Al-Qur'an Surah Az-Zumar Ayat 18 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Branston, G., & Stafford, R. (2003). The Media Student's Book. h. 404-421

Chyntia Dyah Rahmadhani, 22 Apr 2022, Sinopsis Film Mosul tentang SWAT Nineveh dan Link Nonton di Netflix, https://tirto.id/sinopsis-film-mosul-tentang-swat-nineveh-dan-link-nonton-di-netflix-grg1

Çoban, S. (2018). Media, Ideologi, dan Hegemoni.

Dianto, I., Bakti, A. F., & Rosyidin, I. (2021). Ideological and media discourse study of Nasrudin Joha's politica.

Faisal Bakti, A. (2013). Raising Public Consciousness about the Importance of Freedom of Expression in a Democratic Society and on Enhancing the Quality of Life of the Ordinary Citizen: The Case of Indonesia. Journal of Development Communication, 24(1).

Fakhrullah, A., Bakti, A. F., Hermansah, T., & Fanshoby, M. (2023). The salafi da’wa movement in Jakarta from the perspective of media glocalization. IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities), 6(2), 113-130.

Fauroni, L. (2008). Tafsir Ayat-Ayat Tentang Konsumsi (Aplikasi Tafsir Ekonomi al-Qur'an). Millah: Journal of Religious Studies, 122-144.

FRANCESCA BORRI, July 10, 2017, Notable Narrative: Luke Mogelson and “The Desperate Battle to Destroy ISIS”, https://niemanstoryboard.org/stories/notable-narrative-luke-mogelson-and-the-desperate-battle-to-destroy-isis/

Fuchs, C., & Sandoval, M. (2014). Kritik, Media Sosial, dan Masyarakat Informasi.

Girija, S. (2020). Ekonomi Politik Kewirausahaan Media: Kekuasaan, Kontrol dan Ideologi dalam Sebuah Perusahaan Media Berita.

Gurevitch, M. (1988). Budaya, Masyarakat, dan Media.

Hamid, A. (2017). Globalisasi dan Tantangan Dakwah. Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1), 15-30.

Handayani, R., & Putri, N. A. (2023). PENAFSIRAN QS ALI-IMRAN AYAT 102:(Analisis Tafsir Tahlili). Jurnal Ilmiah al-Furqan: al-Qur'an, Bahasa, dan Seni, 8(1), 60-69.

Hassan, N. (2011). Jihad in the age of globalisation. The dark side of globalization (pp. 1-282). Tokyo: United Nations University Press.

Heine, J., & Thakur, R. C. (Eds.). (2011). The dark side of globalization (pp. 1-282). Tokyo: United Nations University Press.

Husaini, A. (2005). Wajah peradaban Barat: dari hegemoni Kristen ke dominasi sekular-liberal. Gema Insani. H. 16-22

Irawan, M. A. P., & Wirawanda, Y. (2018). Diskursus Khilafah dalam Media Televisi Indonesia (Studi Analisis Wacana Kritis Program Acara Aiman episode “Mendadak Khilafah” di KompasTV) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Khomsani, K. T. (2020). REPRESENTASI ISLAMPHOBIA DALAM FILM BULAN TERBELAH DI LAGIT AMERIKA (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE) Khori Thesa Khomsani 1617102019 (Doctoral dissertation, IAIN).

Masitoh, M. (2020). Pendekatan dalam Analisis Wacana Kritis. Edukasi Lingua Sastra, 18(1), 66-76.

Muhammad, F., Bakti, A. M. F., Johori, M. R., & Saleh, S. P. (2023). Political communication of the Prime Minister of Malaysia Anwar Ibrahim on Twitter. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 13(3), 364-376.

Mumby, D. K. (2004). Wacana, Kekuasaan, dan Ideologi: Membongkar Pendekatan Kritis.

Ridwan, M. (2020). Ijtihad Pada Era Kontemporer (Konteks Pemikiran Islam dalam Fiqih dan Maqashid al-Syariah). Jurnal Masohi, 1(2), 110-121.

Rizki, J. W. S. (2012). Memahami wacana media dengan pendekatan analisis wacana kritis. HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(2), 63-79.

Roedyati, J., Cangara, H., & Bakti, A. F. (2023). Rivalry USA and China in The Pacific: Interpretation of Communication Theorities. Journal Research of Social Science, Economics, and Management, 3(2), 551-555.

Romadlan, S., Wibisono, D. P., & Triwahyuningsih, Z. (2021). Kontradiskursus Makna Jihad sebagai Teror di Media Online suaramuhammadiyah.id dan NU Online. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 25(2), 151-170.

Rupert, M. (2012). Ideologies of globalization: Contending visions of a new world order. Routledge.

Said, M., Bakti, A. M. F., & Agustina, A. (2021). Factors Affecting Effective Online Presentations as Perceived by Undergraduate and Graduate Students in Indonesia. The Journal of Development Communication, 32(1), 96-107

Salma, N. S. (2021). Wacana Makna Jihad dalam Film 3: Alif Lam Mim Karya Anggy Umbara (Bachelor's thesis, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Syafi'i, F., & Saifudin, M. A. (2021). Al-Ukhuwwatu Al-Islamiyyatu Dalam Qs. Ali-Imran:(03): 103 Studi Tafsir Al-Azhar (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Tambunan, L. Y., & Bakti, A. F. (2016). Analysis of Indonesia’s National Cultural Image Representation on The Ministry of Foreign Affairs Official Website. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 7(1), 1-13.

Wahyudi, D., & Kurniasih, N. (2021). Literasi Moderasi Beragama Sebagai Reaktualisasi “Jihad Milenial” ERA 4.0. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 1(1), 1-20.

Wastiyah, L. J. (2020). Peran Manajemen Dakwah di Era Globalisasi (Sebuah Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan). Idarotuna, 3(1), 1-15.




DOI: 10.24235/orasi.v16i2.22230

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Muhammad Hilmy Abdillah, Mohammad Izdiyan Muttaqin, Andi Faisal Bakti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Orasi indexed by:

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.